fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Resmikan BSPS di Ngawen, Wakil Bupati: Mantap Ini Cat Birunya

Diterbitkan

pada tanggal

Ngawen,(pidjar.com)–Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyalurkan program dana stimulan pembangunan rumah hunian tak layak huni. Sejumlah titik menjadi sasaran dari program ini. Salah satu yang mendapatkan jatah cukup banyak adalah Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen. Ada puluhan warga yang mendapatkan bantuan bedah rumah bertajuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ini.

Dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, sebanyak 40 kepala keluarga di Kalurahan Kampung pada Jumat (14/08/2020) sampai menggelar tasyukuran bersama sebagai ungkapan rasa kebahagiaan mereka atas selesainya proses pembangunan rumah. Saat ini, para keluarga tersebut telah menempati rumah yang nyaman dan tentu saja sehat berkat bantuan stimulan dari pemerintah ini.

Wakil Bupati Immawan Whyudi mengapresiasi berkaitan dengan kesuksesan program BSPS di Kalurahan Kampung. Program dengan skema stimulan semacam ini memang sangat tergantung pada peran serta warga sebagai salah satu parameter kesuksesan. Di Kalurahan Kampung sendiri, swadaya warga baik dalam hal tenaga maupun biaya cukup besar. Hal ini membuat hasil pembangunan menjadi maksimal.

Wakil Bupati sendiri bersyukur bahwa saat ini, para warga telah bisa tinggal di rumah yang nyaman dan tentunya sehat. Rumah tinggal yang sudah lebih baik tentunya akan menambah ketentraman batin. Dengan demikian, rumah tidak hanya sebagai sarana ibadah tetapi juga sarana untuk kesehatan, sosial maupun lainnya. Kualitas hidup warga masyarakat juga akan jauh lebih baik.

“Bismillahirrohmaanirrohim, mantap ini cat birunya,” ucap Immawan saat melakukan peresmian BSPS di rumah salah seorang warga, Jumat siang kemarin.

Ia mengatakan, apa yang dilakukan masyarakat ini merupakan semangat warga Gunungkidul. Di mana, banyak warga mempunyai semangat dengan menambah dana pembangunan dari apa yang diberikan pemerintah.

“Untuk di Kampung ada 40 rumah. Warga ini dipuji oleh Satker dari Kementerian PUPR,” ucap Immawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Edy Praptono menambahkan, dalam program BSPS ini, stimulan perumahan dari pemerintah adalah sebesar Rp 17,5 juta. Dalam prosesnya, anggaran pembangunan kemudian ditambah swadaya masyarakat sehingga dapat membangun rumah sehat layak huni.

“Dana stimulan tersebut mampu menghimpun dana swadaya masyarakat yang beragam dari Rp 5 juta hingga Rp 40 juta,” kata Edy.

Ia menambahkan, bantuan stimulan perumahan swadaya sebagai stimulus dari pemerintah dengan pendampingan fasilitator untuk membangun rumah warga agar dapat menempati rumah yang lebih baik.

“Kita ingin terus mengupayakan agar jumlah rumah tidak layak huni di Gunungkidul bisa ditekan seminimal mungkin,” tutup Eddy.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler