Connect with us

Uncategorized

Retaskan Permasalahan Gantung Diri, Begini Langkah PKH

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Memasuki pekan pertama Bulan Maret ini sedikitnya sudah sembilan warga Gunungkidul yang meninggal dunia karena bunuh diri. Hal ini menjadi perhatian seluruh lapisan pemerintah tak terkecuali Koordinator Program Keluarga Harapan di Gunungkidul sebagai salah satu pelaku program untuk mengentaskan permasalahan sosial di tengah masyarakat.

Koordinator PKH Kabupaten Gunungkidul, Suro Tri Wibowo mengatakan, ada beberapa Keluarga Penerima Manfaat yang anggota keluarganya nekat bunuh diri. Pihaknya pun saat ini tengah melakukan pendekatan kepada keluarga dampingannya.

“Kami juga menggandeng LSM Inti Mata Jiwa yang konsen untuk meretaskan bunuh diri, tujuannya untuk mengedukasi keluarga penerima manfaat tentang kesehatan jiwa,” ucap Suro, Minggu (07/03/2021).

Suro menambahkan, pihaknya melakukan pertemuan rutin dengan warga di setiap kelurahan sedikitnya sebulan sekali. Adapun materi sosialisasi sendiri tergolong ringan dan mudah dipahami warga.

Berita Lainnya  Kesiapan Aparatur Sipil Negara Dalam Menghadapi Era Society 5.0

“Namun karena pandemi juga banyak berkurang pertemuannya, pendampingan dan sosialisasi kita laksanakan online,” jelas dia.

Sementara itu, relawan Imaji, Wage Dhaksinarga mengatakan, selain dengan pendamping PKH, pihaknya juga menjalin kerjasama dengan berbagai macam pihak. Ia mengakui, tidak bisa melakukan edukasi secara mandiri karena terkendala biaya.

“KPM merupakan kelompok yang memiliki risiko melakukan bunuh diri, kami juga intensitaskan sosialisasi kepada masing-masing keluarga agar semakin peka kepada anggota keluarganya,” kata Wage.

Selain program tersebut, Imaji juga membuka kontak hotline bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi. Penyintas hingga keluarga yang anggotanya menjadi pelaku bunuh diri jadi sasaran utama dari konsultasi tersebut agar secepatnya masalah bunuh diri bisa diretaskan di Gunungkidul.

Berita Lainnya  Enam Tips Memperbaiki Kipas Angin Rusak

“Kami mengedepankan edukasi, advokasi, dan pendekatan tanpa henti, harapannya keluarga harus semakin peka dengan anggota keluarga lainnya,” jelas Wage.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis5 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler