Pemerintahan
Ribuan Dosis Vaksin Rabies Gratis Untuk Anjing dan Kucing Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul tahun ini kembali memberikan vaksin bagi hewan yang berpotensi membawa virus rabies. Ribuan dosis vaksin siap diberikan kepada populasi anjing, kucing, hingga kera-kera yang ada di Gunungkidul. Tahun 2021 ini, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul mendapatkan kuota vaksin untuk hewan yang berpotensi membawa virus rabies sebanyak 1.500 dosis vaksin. Adapun anggaran sendiri bersumber dari APBD Gunungkidul dan APBN.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengungkapkan, rabies merupakan penyakit zoonosis yang dapat ditularkan oleh hewan ke manusia dengan cara gigitan. Jenis hewan pembawa virus rabies misalnya saja kucing dan anjing.
Berdasarkan data yang ada, populasi hewan seperti kucing dan anjing di Gunungkidul sendiri sangat banyak, berkisar belasan ribu hingga puluhan ribu. Hewan-hewan tersebut dalam kondisi terawat maupun tidak terawat atau liar. Maka dari itu, perlu adanya vaksin untuk meminimalisir hewan peliharaan terpapar rabies dan menularkan kepada manusia.
“Vaksin rabies biasa dilakukan setiap tahunnya,” kata Bambang Wisnu Broto, Rabu (29/09/2021).
Berkaitan dengan vaksinasi ini, akan dilaksanakan mulai September hingga Oktober 2021 mendatang. Nantinya, staf UPT Pusat Kesehatan Hewan dan Dokter praktek melayani vaksinasi jenis ini. Harapannya dengan vaksin gratis ini, masyarakat sadar akan pentingnya kesehatan dan vaksin hewan yang berpotensi membawa penyakit rabies.

“Target kita 70 persen dari populasi yang ada,” imbuhnya.
Berdasarkan pemetaan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, populasi paling banyak hewan seperti kera, kucing, dan anjing berada di Kapanewon Playen, Karangmojo, Wonosari, daerah perbatasan dan pesisir.
Untuk dapat mengakses vaksin rabies gratis ini, pemilik hewan peliharaan bisa membawa ke Puskeswan di masing-masing wilayah. Atau nantinya, para perugas akan mendatangi kawasan-kawasan dengan jumlah populasi hewan pembawa rabies terbanyak. Vaksin gratis memang diutamakan kepada hewan-hewan peliharaan. Saat kuota masih tersisa, barulah nanti vaksinasi menyasar ke hewan-hewan liar.
“Untuk sementara yang terbanyak pada tahap awal ini yang dapat vaksinasi rabies adalah kucing, dengan 112 ekor, sementara anjing 6 ekor dan kera ada 2 ekor. Data akan kita update terus,” sambung Bambang.
Salah seorang pemelihara kucing, Dwi mengatakan jika ia memiliki beberapa hewan peliharaan baik anjing maupun kucing. Beberapa kali memang hewan peliharaannya tersebut ia bawa ke dokter untuk mengecek kesehatan dan diberikan vaksin. Dengan demikian, kondisinya dapat terpantau dengan baik.
“Ya meskipun biaya perawatannya agak mahal tapi kita kan sudah komitmen untuk memelihara hewan jadi ya harus diperhatikan dari segi makanan dan kesehatannya. Vaksin saya rasa juga sangat penting bagi hewan,” ucap dia.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
