Pemerintahan
Penuhnya TPAS Wukirsari dan Mandhegnya Rencana Pembangunan TPAS Banjarejo
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Keberadaan sampah acap kali sering mengganggu kenyamanan publik, terlebih saat ini di Gunungkidul baru ada satu Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) yang terletak di Kalurahan Baleharjo, Kapanewon Wonosari. Terbatasnya tempat pembuangan sampah di Gunungkidul menyisakan persoalan tersendiri. Misalnya saja pada wilayah pesisir yang belum mmepunyai tempat pembuangan sampah padahal sering menjadi tujuan utama para wisatawan.
Seiring banyaknya wisatawan yang berkunjung ke pesisir, menjadikan potensi jumlah sampah yang dihasilkan juga semakin meningkat. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul sudah mengajukan pembangunan tempat pembuangan sampah di wilayah pesisir ke pemerintah pusat. Namun hingga kini, realisasi penganggarannya masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Aris Suryanto, mengungkapkan jika pihaknya sudah mengajukan bantuan pembangunan TPAS di wilayah pesisir yang terletak di Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari. Ia menyampaikan, pada usulannya tersebut, telah diajukan anggaran sebesar Rp. 10 miliar yang rencananya akan dibangun TPAS di lahan seluas 5 Hektare.
“Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan dari pemerintah pusat, kami masih menunggu. Harapannya bisa segera disetujui,” papar Aris, Rabu (29/09/2021).
Dalam pengajuan usulannya tersebut, sejumlah persyaratan dokumen dalam pembangunan juga sudah dilengkapi, seperti adanya Detail Engineering Design (DED) kawasan dan kajian analisis dampak lingkungan. Sejumlah dokumen tersebut telah diserahkan ke pemerintah pusat bersamaan dengan pengajuan bantuan pembangunan TPAS di wilayah pesisir.
“Kemungkinan karena masih dalam situasi pandemi jadi program yang kami usulkan belum ada jawabannya,” sambungnya.

Lebih lanjut, Aris menyampaikan, jika hingga saat ini baru ada satu TPAS di Gunungkidul yang terletak di Kalurahan Baleharjo, Kapanewon Wonosari. Seluruh sampah Gunungkidul semuanya disalurkan ke TPAS Baleharjo. Berdasarkan kajian, ia menyampaikan jika diputuskan untuk adanya penambahan fasilitas pengolahan sampah yang berada di pesisir. Usulan program tersebut sebagai upaya untuk mengoptimalisai pengolahan sampah yang dihasilkan masyarakat.
Sementara itu, Kepala UPT Kebersihan dan Pertanaman, Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Heri Kuswantoro, mengungkapkan jika setiap harinya sampah yang masuk ke TPAS Baleharjo mencapai 36 sampai 41 ton. Dengan produksi sampah yang cukup tinggi ini, ia menyebut bahwa saat ini, TPAS Wukirsari telah penuh.
“Sampai hari ini kondisi TPA Wukirsari sudah penuh, rata dengan jalan ampalan/jalan masuk. Kegiatan penataan sampah ditata dengan menambah tinggi timbunan, diratakan, dipadatkan lalu diurug dengan tanah,” ucap Heri saat dihubungi.
-
Info Ringan3 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa1 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Uncategorized3 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Peristiwa1 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Uncategorized2 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Peristiwa2 minggu yang laluLaka Maut di Semanu, Pembonceng Tewas Tersambar Truk
-
Hukum2 minggu yang laluTagih Utang Rp350 Ribu Berbuntut Panjang, Polisi Amankan 5 Orang dan 2 Sajam
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Hukum Kasus Pencurian di Pantai Drini Berlanjut, Begini Penjelasan Polisi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluCair, 40 Miliar Gaji ke 13 Untuk Ribuan Pegawai Pemkab Gunungkidul
