fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Penuhnya TPAS Wukirsari dan Mandhegnya Rencana Pembangunan TPAS Banjarejo

Published

on

Wonosari, (pidjar.com)–Keberadaan sampah acap kali sering mengganggu kenyamanan publik, terlebih saat ini di Gunungkidul baru ada satu Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) yang terletak di Kalurahan Baleharjo, Kapanewon Wonosari. Terbatasnya tempat pembuangan sampah di Gunungkidul menyisakan persoalan tersendiri. Misalnya saja pada wilayah pesisir yang belum mmepunyai tempat pembuangan sampah padahal sering menjadi tujuan utama para wisatawan.
Seiring banyaknya wisatawan yang berkunjung ke pesisir, menjadikan potensi jumlah sampah yang dihasilkan juga semakin meningkat. Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul sudah mengajukan pembangunan tempat pembuangan sampah di wilayah pesisir ke pemerintah pusat. Namun hingga kini, realisasi penganggarannya masih menunggu persetujuan dari pemerintah pusat.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Aris Suryanto, mengungkapkan jika pihaknya sudah mengajukan bantuan pembangunan TPAS di wilayah pesisir yang terletak di Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari. Ia menyampaikan, pada usulannya tersebut, telah diajukan anggaran sebesar Rp. 10 miliar yang rencananya akan dibangun TPAS di lahan seluas 5 Hektare.

“Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan dari pemerintah pusat, kami masih menunggu. Harapannya bisa segera disetujui,” papar Aris, Rabu (29/09/2021).

Dalam pengajuan usulannya tersebut, sejumlah persyaratan dokumen dalam pembangunan juga sudah dilengkapi, seperti adanya Detail Engineering Design (DED) kawasan dan kajian analisis dampak lingkungan. Sejumlah dokumen tersebut telah diserahkan ke pemerintah pusat bersamaan dengan pengajuan bantuan pembangunan TPAS di wilayah pesisir.

“Kemungkinan karena masih dalam situasi pandemi jadi program yang kami usulkan belum ada jawabannya,” sambungnya.

Lebih lanjut, Aris menyampaikan, jika hingga saat ini baru ada satu TPAS di Gunungkidul yang terletak di Kalurahan Baleharjo, Kapanewon Wonosari. Seluruh sampah Gunungkidul semuanya disalurkan ke TPAS Baleharjo. Berdasarkan kajian, ia menyampaikan jika diputuskan untuk adanya penambahan fasilitas pengolahan sampah yang berada di pesisir. Usulan program tersebut sebagai upaya untuk mengoptimalisai pengolahan sampah yang dihasilkan masyarakat.

Sementara itu, Kepala UPT Kebersihan dan Pertanaman, Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Heri Kuswantoro, mengungkapkan jika setiap harinya sampah yang masuk ke TPAS Baleharjo mencapai 36 sampai 41 ton. Dengan produksi sampah yang cukup tinggi ini, ia menyebut bahwa saat ini, TPAS Wukirsari telah penuh.

“Sampai hari ini kondisi TPA Wukirsari sudah penuh, rata dengan jalan ampalan/jalan masuk. Kegiatan penataan sampah ditata dengan menambah tinggi timbunan, diratakan, dipadatkan lalu diurug dengan tanah,” ucap Heri saat dihubungi.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler