Connect with us

Sosial

Gunungkidul Bisa Hasilkan Garam Kwalitas Premium

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Wilayah perairan di Kabupaten Gunungkidul memiliki kekayaan alam yang cukup luar biasa. Selain hasil tangkapan laut, Gunungkidul juga berpotensi menghasilkan garam kwalitas premium.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Khairudin mengatakan bahwa Gunungkidul sangat berpotensi menghasilkan garam kwalitas super. Hal itu dikarenakan bahan baku yang ada termasuk kwalitas baik.

"Air laut di Gunungkidul itu sudah bersih. Jadi potensi untuk menghasilkan garam dengan kwalitas premium sangat mungkin terjadi," ujar Khairudin, Rabu (03/01/2018).

Khairudin menyatakan saat ini sudah ada petani garam yang memproduksi garam dengan kwalitas premium tersebut. Kelompok petani tersebut saat ini berada di kawasan Pantai Sepanjang, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari. Bahkan bantuan ratusan juta dari Provinsi telah digelontorkan lewat APBDes.

Berita Lainnya  Petik Langsung Melon di Kebun Mulai Dikembangkan Masyarakat Patung Sapi

"Dari usulan Rp 460 juta disetujui Rp 300 juta. Saat ini uang tersebut sudah diserahkan kepada pihak Petani," lanjut dia.

Adapun dana tersebut, kata Khairudin, rencananya akan digunakan untuk pengadaan alat produksi garam. Sebab selama ini, petani garam di Gunungkidul masih menggunakan peralatan seadanya.

"Peralatan yang harus ada misalnya, pompa air untuk mengangkat air laut dari pantai ke daratan. Selain itu Geomembran juga dibutuhkan untuk mengganti terpal yang saat ini masih sering digunakan untuk alas penebaran air laut bahan baku garam itu," terang dia.

Namun demikian, meskipun nantinya dapat menghasilkan garam dengan harga dua kali lipat dari harga garam pada umumnya, dirinya tak bisa menjamin keberlangsungan produksi. Hal itu dikarenakan cuaca serta kondisi alam yang kurang cocok di Gunungkidul.

Berita Lainnya  Gerakan Sedekah Buku Untuk Dekatkan Masyarakat Gunungkidul Dengan Budaya Literasi

"Kalau di wilayah timur musim apa saja bisa produksi. Kalau musim hujan mereka pakai peneduh. Kalau di Gunungkidul kecil kemungkinannya, sebab kondisi angin yang cukuo kencang. Jadi produksi hanya ketika musim kemarau saja," pungkas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler