Pemerintahan
Ribuan UMKM Gunungkidul Diusulkan Untuk Dapat Bantuan Senilai 1,2 Juta
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pandemi covid19 telah berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi di masyarakat, khususnya usaha kecil dan menengah. Padahal, sektor usaha kecil dan menengah merupakan bagian penting dalam denyut perekonomian di level akar rumput. Di Gunungkidul sendiri, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah menjadi penyumbang lapangan kerja terbesar.
Deraan pandemi yang telah terjadi sejak 1,5 tahun terakhir ini membuat sektor UMKM Gunungkidul runtuh. Banyak pengusaha yang melakukan rasionalisasi hingga sampai dalam taraf gulung tikar. Mengantisipasi situasi semakin memburuk bagi sektor UMKM ini, pemerintah telah mengatur beberapa skema agar para pelaku usaha dapat bertahan di tengah gelombang pandemi yang entah kapan akan berakhir. Salah satunya ialah melalui Bantuan Presiden untuk Usaha Mikro (BPUM). Pemerintah Kabupaten Gunungkidul sendiri telah mengusulkan sebanyak 4.064 UMKM agar mendapatkan stimulan bantuan tersebut.
Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Gunungkidul, Sih Supriyana, mengungkapkan, besaran BPUM tahun 2021 memang tak sebesar tahun sebelumnya. Pada tahun sebelumnya nominal BPUM sebesar Rp. 2,4 juta. Namun pada tahun ini dipotong 50% dan hanya menjadi Rp. 1,2 juta.
“Para pelaku usaha yang belum mendapatkan BPUM pada tahun sebelumnya lebih diprioritaskan untuk memperoleh BPUM 2021. Sesuai instruksi kementerian, sasaran penerima BPUM ialah pelaku usaha mikro,” jelasnya, Selasa (28/07/2021).
Seperti sebelumnya, BPUM diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pelaku uasaha agar kembali mendenyutkan perekonomian di masyarakat. Selain itu, bantuan yang diberikan merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk membantu permodalan para pelaku usaha mikro yang terdampak covid19.

“Kalau harapannya, bantuan ini bisa merata bagi para pelaku UMKM di Gunungkidul,” ucapnya.
Sementara itu, Staf Seksi Promosi dan Pemasaran Dinkop UMKM Gunungkidul, Riyanto, menambahkan, pihaknya telah memverifikasi sebanyak 4.064 UMKM yang telah diusulkan untuk mendapat BPUM. Ia merinci jumlah usulan tersebut dilakukan dalam dua gelombang, pada bulan April 2021 terdapat usulan sebanyak 3.111 usaha mikro, dan bulan Mei hingga Juni terdapat usulan 954 usaha mikro.
“Kami hanya mengusulkan saja, tidak menyalurkan. Harapannya 4.064 usaha mikro yang diusulkan semuanya bisa lolos dan bisa memperoleh BPUM,” ujar Riyanto.
Di sisi lain, dua orang pelaku usaha, Rian Andriyanto dan Danang Catur yang mempunyai usaha bidang bidang konveksi di Kapanewon Karangmojo mengaku belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah. Padahal, dirinya sudah mengikuti alur pendaftaran beserta berbagai macam persyaratan yang diperlukan sejak tahun lalu.
“Saya sudah mendaftar dari tahun lalu, mas. Tapi sampai sekarang belum ada pemberitahuan dapat BPUM,” ucap Rian.
Ia telah menjalani usahanya tersebut sejak 2018. Semenjak pandemi, usaha yang dijalaninya mulai terganggu, bahkan beberapa pesanan yang masuk sempat dibatalkan oleh pemesan.
“Sekarang praktis hanya mengandalkan pemasaran online lewat ig @vulgaris_surplus mas. Harapannya bisa dapat bantuan untuk belanja kebutuhan usaha,” pungkasnya.
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
