Budaya
Menggali Ratusan Situs Prasejarah Yang Ditemukan di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Potensi pariwisata Gunungkidul memang sangat luar biasa. Namun begitu, hingga saat ini, pariwisata Gunungkidul masih melulu menjual menganai panorama alam, khususnya pantai selatan. Padahal, selain keindahan pantai, Gunungkidul masih memiliki sejumlah potensi lain yang bisa menjadi penunjang, atau bahkan justru menjadi atraksi utama pariwisata. Selain keragaman budaya, Gunungkidul juga kaya akan situs prasejarah purbakala. Saat ini, telah ada ratusan situs purbakala yang ditemukan tersebar di kapanewon-kapanewon Gunungkidul.
Sayangnya, warisan ini belum tergarap secara optimal. Untuk itu, pemerintah sejak beberapa waktu lalu mulai memberikan perhatian lebih agar situs-situs ini dapat tergarap dengan baik dan menarik hati wisatawan untuk berkunjung.
Kepala Kundha Kabudayan Gunungkidul, Agus Mantara mengatakan, aset yang sangat potensial jika digarap adalah situs prasejarah purbakala. Di mana di Bumi Handayani terdapat 682 situs yang sudah teridentifikasi. Agus menyebut bahwa jumlah ini masih berpotensi bertambah lantaran pihaknya terus melakukan identifikasi dan pengembangan.
“Untuk identifikasi tetap dilakukan guna menggali potensi prasejarah yang ada di Gunungkidul,” ungkap Agus Mantara, Senin (24/01/2022).
Pada setiap situs yang ditemukan ini memiliki beragam kriteria, termasuk menggambarkan rangkaian peradaban yang terjadi di Gunungkidul. Berdasarkan penelitian dari benda atau situs yang ditemukan, daerah ini tidak hanya tempat singgah melainkan juga tempat tinggal manusia pra sejarah.
“Temuan-temuan ini menjadi salah satu aset berharga bagi daerah. Maka dari itu, pemerintah dan masyarakat memiliki tanggung jawab besar dalam pelestarian dan pengembangan dengan konsep tertentu agar menjadi daya tarik yang bisa memikat wisatawan,” imbuh dia.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, untuk mengoptimalkan situs-situs yang ada tersebut, pemerintah mendasar pada Undang-Undang nomor 11 tahun 2010 silam tentang cagar budaya. Dari setiap situs ini dilakukan pengkajian dan jika memenuhi persyaratan maka ditetapkan sebagai cagar budaya. Hingga saat ini, sudah ada 142 situs pra sejarah yang ditetapkan sebagai cagar budaya.
“Setelah penetapan ini tentunya menjadi pekerjaan pemerintah untuk melakukan perawatan, studi teknis, kelayakan hingga rehab situs,” papar Agus.
Pada tahun 2022 ini, Kundha Kabudayan Gunungkidul berencana melakukan kajian terhadap situs-situs prasejarah. Kendati demikian, belum diketahui secara pasti titik-titik mana yang akan dilakukan kajian bersama tim ahli dan lainnya.
“Kami masih lakukan koordinasi dengan para ahli untuk kajian situs pra sejarah menjadi cagar budaya yang mendapat perhatian penuh dari pemerintah,” kata Agus.
Menurutnya, jika nantinya sudah tergarap dengan baik, situs-situs purbakala yang ada ini dapat mendongkrak pariwisata Gunungkidul yang sekarang ini tengah moncer. Situs prasejarah purbakala dan cagar budaya dapat menjadi sebuah pilihan wisata selain pantai, air terjun dan lain-lain bagi para pelancong yang masuk ke Gunungkidul. Jika diperluas tentunya dampaknya akan sangat beragam mulai dari pendapatan asli daerah yang meningkat hingga perekonomian masyarakat yang juga membaik.
“Masyarakat terdampak pariwisata juga akan semakin meluas,” tutup Agus.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Pariwisata2 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
