fbpx
Connect with us

Peristiwa

Rumah Digerudug Warga, Terduga Pelaku Pencabulan Dievakuasi Polisi

Published

on

Wonosari, (pidjar.com)–Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh Gun, warga Mulo, Kalurahan Wonosari memanas. Tak hanya dilaporkan ke polisi, namun kali ini warga setempat mulai turun tangan. Selasa (05/10/2021) malam tadi, puluhan warga Padukuhan Karangasem, Kalurahan Mulo, Kapanewon Wonosari menggeruduk rumah terduga pelaku tindakan asusila tersebut. Hingga saat ini, sejumlah perempuan belia telah mengaku menjadi korban kebejatan ASN yang berdinas di salah satu SD di Kalurahan Mulo ini.

Warga geram lantaran tindak asusila yang dilakukan oleh Gun sangat meresahkan masyarakat. Warga juga mempertanyakan lantaran hingga beberapa waktu lalu dilaporkan, belum dilakukan penangkapan terhadap Gun.

Salah seorang perwakilan warga Padukuhan Karangasem, Sulistyono, menyampaikan, perbuatan Gun yang dikenal sebagai guru ngaji ini sudah sangat keterlaluan dan meresahkan masyarakat. Sulistiyono juga menyebut, apa yang dilakukan oleh Gun ini juga telah mencemarkan daerahnya.

Gun sendiri diduga kuat sebagai pelaku tindakan asusila terhadap tiga orang perempuan di Kalurahan Mulo. Lebih lanjut, Sulis mengungkapkan jika perbuatan bejat Gun sendiri baru diketahui beberapa waktu belakangan ini lantaran pengakuan seorang korban. Sejauh ini ada dua orang korban yang berani berbicara terkait tindakan asusila yang dilakukan oleh Gun. Menurut Sulis, tak menutup kemungkinan jika korban tindakan asusila yang dilakukan oleh Gun lebih banyak lagi.

“Sejauh ini baru tiga orang yang diketahui sebagai korban Gun, namun yang berani ngomong baru dua orang. Ada Kemungkinan korban lebih banyak namun belum berani berbicara,” tandas dia, Selasa malam.

Perbuatan bejat Gun sendiri telah dilaporkan oleh kedua korban ke Polres Gunungkidul pada beberapa waktu lalu. Namun warga setempat belum merasa puas atas tindakan laporan tersebut lantaran Gun yang masih dapat beraktifitas bebas. Warga yang merasa resah lantas menggeruduk rumah Gun. Puluhan hingga bahkan ratusan warga dengan raut muka geram ikut serta dalam penggerudugan ini.

“Warga sangat merasa resah atas tindakan Gun, dan dia masih bebas beraktifitas,” ucap Sulistiyono.

Meski berlangsung panas, penggerudukan yang dilakukan oleh warga setempat berlangsung secara damai tanpa adanya perbuatan anarkis. Beruntung kemudian, pihak kepolisian berdatangan ke lokasi untuk melakukan pengamanan. Gun pun akhirnya dievakuasi petugas menuju kantor polisi.

“Tuntutan kami agar Gun tidak bertempat di sini lagi dan proses hukum dapat segera dijalankan,” tandas dia.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Gun yang bekerja sebagai penjaga salah satu SD di Kalurahan Mulo ini dilaporkan atas dugaan pencabulan. Dengan dalih ritual untuk mengusir jin, ia diketahui menyetubuhi salah seorang santrinya. Sementara korban lainnya, mengaku sempat diraba-raba oleh pelaku. Gun sendiri selama ini oleh masyarakat setempat memang dikenal sebagai seorang guru ngaji.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler