fbpx
Connect with us

Peristiwa

Sabung Ayam Digerebek Polisi, Belasan Orang Sempat Diamankan

Published

on

Nglipar,(pidjar.com)–Sebuah rumah yang digunakan untuk sabung ayam digerebek polisi. Sejumlah pelaku pun sempat kalang kabut dengan kedatangan aparat kepolisian tersebut. Dalam penyergapan kali ini, polisi sempat mengamankan belasan pelaku yang diduga turut serta melakukan praktik sabung ayam.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto memaparkan, terbongkarnya kegiatan ilegal ini berkat adanya informasi dari masyarakat yang resah dengan aktifitas di rumah AS warga Kalurahan Kedungpoh, Kapanewon Nglipar. Di situ, warga seringkali melihat sejumlah orang keluar masuk dengan membawa ayam.

Pihak kepolisian yang mendapatkan informasi tersebut lantas mendatangi lokasi guna melakukan penyanggongan. Sabtu (21/08/2021) malam sekitar pukul 20.00 WIB, belasan petugas lalu mengepung rumah itu dan dilanjutkan dengan penggerebekan. Di rumah tersebut, terdapat 12 orang yang tengah beraktifitas menonton sabung ayam.

“Kami mengamankan dua ekor ayam jago, satu buah geber atau arena sabung ayam dan satu buah karpet warna coklat yang digunakan untuk alas sabung ayam,” papar Suryanto, Rabu (25/08/2021).

Suryanto menambahkan, 12 orang yang ada di lokasi sabung ayam tersebut lantas digelandang ke Mapolres Gunungkidul untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah kurang dari 24 jam, 12 orang tersebut dilepaskan karena tidak ada barang bukti yang mengarah judi.

“Dugaan awal memang ada tindak pidana dengan cara permainan sabung ayam yang memang dilakukan setiap malam Minggu di pekarangan AS,” imbuhnya.

Dari keterangan 12 orang yang terlibat, Suryanto mengatakan, kegiatan sabung ayam ini bertujuan untuk melatih ayam jago atau ngabar. Tujuannya yakni apabila ayam jago yang dilatih menang akan bisa dijual dengan harga tinggi.

“Kami juga sempat memeriksa handphone milik saksi yang diamankan di TKP, hanya ditemukan percakapan melalui WA untuk berkumpul di tempat dengan tujuan mengasah kemampuan ayam. Kita tidak menemukan percakapan akan bertarug menggunakan uang dalam melatih atau mengadu ayam jago milik saksi yang diamankan,” beber dia.

Setelah dimintai keterangan, dua belas orang tersebut akhirnya dilepas. Ia mengimbau masyarakat untuk selalu proaktif jika di sekitar lokasi rumah terdapat kegiatan yang diduga perjudian.

“Tentu identitas akan kami rahasiakan untuk itu jangan ragu melapor,” tandas Suryanto.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler