Peristiwa
Sabung Ayam Digerebek Polisi, Belasan Orang Sempat Diamankan
Nglipar,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebuah rumah yang digunakan untuk sabung ayam digerebek polisi. Sejumlah pelaku pun sempat kalang kabut dengan kedatangan aparat kepolisian tersebut. Dalam penyergapan kali ini, polisi sempat mengamankan belasan pelaku yang diduga turut serta melakukan praktik sabung ayam.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto memaparkan, terbongkarnya kegiatan ilegal ini berkat adanya informasi dari masyarakat yang resah dengan aktifitas di rumah AS warga Kalurahan Kedungpoh, Kapanewon Nglipar. Di situ, warga seringkali melihat sejumlah orang keluar masuk dengan membawa ayam.
Pihak kepolisian yang mendapatkan informasi tersebut lantas mendatangi lokasi guna melakukan penyanggongan. Sabtu (21/08/2021) malam sekitar pukul 20.00 WIB, belasan petugas lalu mengepung rumah itu dan dilanjutkan dengan penggerebekan. Di rumah tersebut, terdapat 12 orang yang tengah beraktifitas menonton sabung ayam.
“Kami mengamankan dua ekor ayam jago, satu buah geber atau arena sabung ayam dan satu buah karpet warna coklat yang digunakan untuk alas sabung ayam,” papar Suryanto, Rabu (25/08/2021).
Suryanto menambahkan, 12 orang yang ada di lokasi sabung ayam tersebut lantas digelandang ke Mapolres Gunungkidul untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah kurang dari 24 jam, 12 orang tersebut dilepaskan karena tidak ada barang bukti yang mengarah judi.

“Dugaan awal memang ada tindak pidana dengan cara permainan sabung ayam yang memang dilakukan setiap malam Minggu di pekarangan AS,” imbuhnya.
Dari keterangan 12 orang yang terlibat, Suryanto mengatakan, kegiatan sabung ayam ini bertujuan untuk melatih ayam jago atau ngabar. Tujuannya yakni apabila ayam jago yang dilatih menang akan bisa dijual dengan harga tinggi.
“Kami juga sempat memeriksa handphone milik saksi yang diamankan di TKP, hanya ditemukan percakapan melalui WA untuk berkumpul di tempat dengan tujuan mengasah kemampuan ayam. Kita tidak menemukan percakapan akan bertarug menggunakan uang dalam melatih atau mengadu ayam jago milik saksi yang diamankan,” beber dia.
Setelah dimintai keterangan, dua belas orang tersebut akhirnya dilepas. Ia mengimbau masyarakat untuk selalu proaktif jika di sekitar lokasi rumah terdapat kegiatan yang diduga perjudian.
“Tentu identitas akan kami rahasiakan untuk itu jangan ragu melapor,” tandas Suryanto.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
