fbpx
Connect with us

Kriminal

SD Negeri Mijahan Disatroni Pencuri, Kerugian Capai Belasan Juta

Published

on

Semanu,(pidjar.com)–Tindak pidana pencurian sekarang ini sedang marak terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Setelah beberapa hari lalu Kantor KUA Playen dijarah maling, pada Senin (09/08/2021) pagi tadi, SD Negeri Mijahan yang terletak di Padukuhan Sambirejo, Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu diketahui juga disatroni pencuri. Atas kejadian ini, pihak sekolah harus menanggung kerugian belasan juta setelah sejumlah barang elektronik yang disimpan di dalam kantor sekolah berhasil diangkut oleh pelaku.

Kapolsek Semanu AKP Ahmad Fauzi melalui Kanit Reskrim Polsek Semanu, Iptu Mahmet Ali Bahonar menerangkan, sekitar pukul 06.00 WIB pagi tadi, salah seorang pegawai SD Negeri 1 Mijahan, Sugiyarto datang ke sekolah untuk bersih-bersih lingkungan sekolah. Saat itu, ia justru mendapati pintu ruang guru yang telah terbuka. Curiga dengan apa yang ia lihat dari kejauhan, Sugiyarto kemudian mendekat untuk mengeceknya. Ternyata pintu tersebut sudah dalam kondisi rusak.

Sugiyarto kemudian masuk ke dalam ruangan guru tersebut. Di dalam, ruangan sudah dalam kondisi berantakan. Ia lalu mengecek di tempat penyimpanan laptop. Sugiyarto mulai panik ketika mendapati tempat penyimpanan laptop tersebut sudah kosong. Untuk memastikan barang apa saja yang hilang, dia juga mengecek ruang kepala sekolah. Rupanya, satu buah kamera yang tersimpan di ruang kepala sekolah juga sudah tidak ada.

“Saksi ini kemudian melaporkan kejadian ini ke salah seorang guru dan kemudian melapor ke Polsek Semanu. Tadi kami sudah lakukan olah TKP awal bersama dengan sejumlah anggota,” kata Iptu Mahmet Ali Bahonar, Senin siang.

Menurut Mahmet, kerugian akibat hilangnya kamera dan laptop milik sekolah diiperkirakan kerugian mencapai lebih dari 11 juta rupiah. Modus yang digunakan oleh pelaku adalah memanfaatkan waktu sepi kemudian merusak pintu untuk bisa masuk ke dalam dan mengambil barang yang sekiranya bernilai.

Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan awal begitu pula dengan pengumpulan bukti dan fakta di lapangan juga telah dilakukan. Petugas kepolisian masih mendalami kasus ini.

“Dari pihak sekolah juga sedang melakukan pengecekan inventaris sekolah. Untuk mengetahui adakah barang lain yang hilang,” jelasnya.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Semin ini menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada. Meningkatkan antisipasi agar tindak pidana baik pencurian maupun penipuan dapat diminimalisir.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler