Pemerintahan
Sebagian Besar BUMKal di Gunungkidul Jalan di Tempat, Dinas Sebut Karena Faktor Pandemi
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Keberadaan Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumkal) menjadi penting saat ini untuk mengelola dan mengembangkan potensi maupun aset Kalurahan. Dengan berkembangnya BUMKal, maka nantinya diharapkan akan berdampak kepada penerimaan Pendapatan Asli Desa (PADes). Di Gunungkidul sendiri saat ini sudah terdapat 133 BUMKal yang sudah terdaftar.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Subiyantoro, menyampaikan jika keberadaan BUMKal menjadi penting untuk memberdayakan masyarakat sekitar dengan pengelolaan dan pengembangan potensi di kalurahan masing-masing. Namun memang tak jarang saat ini, keberadaan BUMKal belum memberikan kontribusi yang optimal terhadap pemberdayaan masyarakat maupun menggenjot penerimaan PADes.
“Terakhir itu sudah ada 133 BUMKal yang terbentuk di Gunungkidul, kalau fenomena guremisasi sebetulnya tidak semua jadi mungkin karena memang faktor keadaan terutama saat pandemi kemarin jadi kurang berkembang optimal,” ucapnya saat ditemui, Selasa (30/11/2021).
Menurutnya, perkembangan BUMKal yang masih tergolong awal lantaran regulasi BUMKal yang masih baru. Ia memaklumi banyak BUMKal yang belum dapat berkembang dengan optimal. Subiantoro menambahkan, jika kesuksesan pengembangan BUMKal dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Misalnya adanya harmonisasi antara elemen di pemerintahan kalurahan dan peran serta masyarakat sehingga membantu perkembangan BUMKal secara maksimal.
“Selain itu juga memang harus punya jiwa bisnis. Jadi proses berjalannya dengan analisa bisnis dan usaha. Kalau itu berjalan baik, disikapi dengan penyertaan modal dari kalurahan maka akan berhasil maksimal. Kadang juga terjadi dari analisa dan pengurusnya baik, tetapi kalau tidak diberi modal kan tidak jalan,” sambungnya.
Peran BUMKal yang strategis untuk memberdayakan masyarakat, menurutnya harus diberikan dorongan yang kuat dalam upaya peningkatan kapasitas pengelolaan BUMKal untuk mengembangkan potensinya. Ia optimis setelah pandemi berakhir, kinerja-kinerja BUMKal dapat lebih optimal kembali untuk memberdayakan masyarakat.
“Kalau perkembangan sebetulnya meningkat, karena sekarang kan banyak faktor ya misalnya pandemi. Ini saya lihat mereka bukan runtuh itu tidak, tapi diam mempersiapkan diri. Saya yakin BUMKal yang terutama di banyak wisata itu akan terus melejit,” terang Subiyantoro.
Pihaknya kini fokus dalam pembinaan-pembinaan BUMKal untuk mendapatkan pelatihan pengelolaan dan pengembangan. Hal tersebut sebagai upaya untuk lebih memperkuat peran BUMKal di wilayah masing-masing. Ia tak menampik jika dalam pengembangannya, BUMKal kerap menghadapkan kendala seperti ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten cukup sulit.
“Kendalanya sebetulnya yang pertama untuk memilih sumber daya manusia yang sangat sulit, karena kalau masalah modal sebetulnya masih menjadi prioritas untuk disertakan modal dari pemerintah kalurahan,” beber dia.
“Yang 11 Kalurahan belum punya BUMKal sekarang sudah semangat membuat BUMKal, tapi memang harus berhati-hati karena pemilihan SDM sangat sulit, pemahaman masyarakat terkait dana desa msih kurang, tahunya fisik saja. Sebetulnya dengan BUMKal itu akan mendukung pemerintah kalurahan mengelola potensi kalurahan,” tutup Subiyantoro.
-
Uncategorized5 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial6 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized5 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
