Pemerintahan
Sebelas Ruas Jalan Ini Mulai Diperbaiki DPUPRKP Gunungkidul
Wonosari, (pidjar.com)– Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mulai melakukan pemeliharaan rutin terhadap sejumlah ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan. Sebanyak 11 titik jalan telah diperbaiki melalui program pemeliharaan triwulan kedua dengan mayoritas penanganan berupa tambal sulam untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Kabupaten Gunungkidul, Eli Martono mengatakan, penanganan infrastruktur jalan dilakukan sesuai status dan tingkat kerusakan masing-masing ruas.
Pemeliharaan rutin tersebut dibiayai melalui dana swakelola pada triwulan kedua. Sebanyak 11 ruas jalan yang menjadi sasaran meliputi ruas Bibal-Gedad, Girisekar-Gedad, Pati-Sumber, Ngeposari-Ponjong (Makam Bupati I), Kenteng-Ngelo, Semuluh-Pasar Ngenep, Ngawis-Munggur (samping Balai Kalurahan Ngawis), Pengkol-Kedungpoh, Candirejo-Lemahbang, Pakelrejo-Kemorosari, serta Wilayu-Hargosari.
Menurutnya, pemeliharaan rutin menjadi langkah penting untuk menjaga kondisi jalan tetap layak dilalui sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan akibat jalan berlubang atau rusak.
“Beberapa penanganan jalan memang perlu dilakukan agar masyarakat merasa lebih nyaman saat berkendara dan untuk menghindari risiko terjadinya insiden kecelakaan,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Ia menjelaskan, perawatan berkala juga dapat memperpanjang usia layanan jalan. Pemeriksaan terhadap retakan kecil maupun bagian jalan yang mulai mengalami penurunan dinilai efektif mencegah kerusakan berkembang menjadi lebih parah sehingga biaya perbaikannya bisa ditekan.
Sementara itu, Kepala DPUPRKP Kabupaten Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, memastikan penanganan jalan berlubang terus dilakukan secara rutin melalui mekanisme penambalan di sejumlah lokasi yang membutuhkan.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah ruas jalan dengan tingkat kerusakan berat yang belum bisa ditangani secara menyeluruh karena keterbatasan anggaran. Ruas-ruas tersebut akan diintervensi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sementara untuk saat ini dilakukan penanganan sementara melalui pemeliharaan rutin.
“Beberapa sudah berproses, tapi memang ada yang masih dalam proses perencanaan pengadaan oleh perangkat daerah dan reviu oleh Inspektorat,” kata Rakhmadian.
Ia berharap proses pengadaan dapat segera rampung sehingga pekerjaan peningkatan jalan yang mengalami kerusakan berat bisa segera direalisasikan dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
