Pemerintahan
Segera Dicairkan, Ini Syarat Pengusaha Terdampak Pandemi Dapat Bantuan 1,2 Juta
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pada tahun 2021 ini, ribuan pengusaha yang mendapatkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) kembali akan menerima bantuan dari pemerintah. Berbeda dengan tahun lalu, nilai BPUM tahun ini sejumlah Rp. 1,2 juta kepada masing-masing pelaku usaha.
Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Gunungkidul, Sih Supriyana mengatakan, BPUM sebagai upaya dari pemerintah berkaitan dengan pemulihan ekonomi pasca pandemi akan kembali dicairkan. Namun begitu, pihaknya masih menunggu surat resmi dari Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Dituturkannya, bantuan ini akan bisa dicairkan dalam waktu dekat ini.
“Belum lama ini juga sudah ada rapat koordinasi secara virtual dengan Kemenkop UKM berkaitan dengan teknis pelaksanaannya,” jelas Sih, Senin (29/03/2021).
Sih menambahkan, sasaran penerima BPUM tahun lalu dengan tahun ini berbeda. Jumlah kuota penerima secara nasional yang pada 2020 berjumlah 12 juta pelaku usaha mikro namun tahun ini hanya berkisar 9 juta pelaku usaha.
“Calon penerimanya yakni mereka yang sudah memenuhi persyaratan namun belum tersasar bantuan pada tahun kemarin,” imbuh Sih.
Dikatakan Sih, data secara nasional sudah diajukan oleh Dinas Koperasi UKM di masing-masing kabupaten dan kota di Indonesia. Kemudian Kemenkop UKM melalui Deputi Pembiayaan akan melakukan verifikasi data bagi penerima.
“Verifikasi data akan menitikberatkan pada kewajiban masing-masing penerima bantuan terhadap bantuan Kredit Usaha Rakyat. Mereka yang masih memiliki kewajiban KUR tidak bisa mencairkan bantuan ini,” papar Sih.
Pihaknya saat ini masih dalam proses sosialisasi kepada pelaku usaha. Berkaitan dengan jumlah penerima BPUM 2020 lalu, Sih mengaku belum mengetahui jumlah secara rinci.
“Karena harus lintas data dengan pihak bank penyalur, kami belum tau berapa jumlah persisnya,” tukasnya.
Sementara itu Plt Kabid UMKM Dinkop Gunungkidul Esti Rukmi Pratiwi mengatakan, secara teknis bantuan ini akan langsung ditransfer kepada rekening calon penerima bantuan. Namun demikian untuk penyalurannya masih menunggu keputusan pemerintah pusat.
“Maret ini masih tahap sosialisasi,” pungkas Esti.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya7 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
