Pariwisata
Sejarah Penamaan Pantai Pulang Sawal, Pantai Selatan yang Menjadi Idola Wisatawan
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Gunungkidul memiliki bentang garis pantai sepanjang 72 km. Banyak pantai-pantai yang memiliki nama besar dan menjadi idola wisatawan untuk dikunjungi. Dibalik nama-nama pantai besar dan kecil di Gunungkidul ternyata memiliki sejarah tersendiri. Seperti halnya pantai Pulang Sawal atau yang lebih dikenal dengan Pantai Indrayanti.
Kali ini pidjar-com-525357.hostingersite.com akan sedikit mengulas sejarah tentang pantai Pulang Sawal atau pantai Indrayanti. Dimana sejak beberapa tahun lalu pantai ini sangat diminati oleh wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan bersama teman dan keluarga.
Ketua kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Pantai Pulang Sawal, Suyono mengatakan, penamaan pantai yang berada di sebelah timur pantai Sundak ini berawal dari cerita masyarakat Kapanewon Tepus yang sebagian dari mereka merantau. Kemudian setiap hari Raya Idul Fitri para perantau ini pulang ke kampung halaman. Kemudian di bulan syawal tepat di tanggal 1 syawal biasanya para perantau ini mengajak keluarganya ke pantai yang terletak di Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus.
“Pantai ini adalah favorit mereka berlibur bersama keluarga. Jadilah nama pulang sawal sebagai nama pantai ini” tutur ketua Pokdarwis, Suyono atau lebih akrab dipanggil pak ete saat ditemui di kedai miliknya.
Masyarakat sekitar mulai mengembangkan pantai ini dengan cara mereka. Pantai Pulang Sawal kemudian mulai dikenal oleh masyarakat sekitar, pemerintah juga melakukan promosi mengenai pantai tersebut. Kemudian keasrian pantai pasir putih ini dilirik oleh salah seorang investor.

Investor tersebut kemudian mendirikan sebuah bangunan resto di pinggir pantai. Resto tersebut diberi nama Indrayanti yang ternyata semakin menambah besar nama pantai Pulang Sawal. Dari situ, kerjasama dijalin oleh pemilik resto dengan pokdarwis.
“Ada kesepakatan untuk memberikan rasa nyaman dan aman yang lebih. Kita kembangkan pantai ini menjadi pantai yang kebersihannya benar-benar terjaga,” kata dia.
Keindahan pantai pasir putih yang diimbangi dengan kebersihan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Belum lagi, suasana yang silir di kawasan ini semakin menjadi magnet tersendiri. Berdirinya resto ini juga menjadi sebuah awal kebangkitan pantai Pulang Sawal.
“Nama Indrayanti kemudian lebih dikenal oleh para wisatawan. Sehingga banyak yang menyebut pantai Pulang Sawal dengan Pantai Indrayanti,” imbuhnya.
Nama besar yang dikenal adalah pantai Indrayanti. Tak sedikit dari wisatawan yang justru bingung pada papan penunjuk jalan yang tidak mencantumkan pantai Indrayanti.
“Kami tidak masalah pantai ini dikenal dengan nama apa” ungkap Suyono.
Kunjungan wisatawan setiap harinya terus meningkat. Masyarakat dan pihak lain kemudian turut mengembangkan pantai ini menjadi sebuah destinasi yang memiliki ciri khas tersendiri. Rerata, selain pantai Baron, Kukup, Krakal dan lainnya, Pantai Pulang Sawal atau Indrayanti ini mendominasi kunjungan wisatawan di pesisir selatan. Fasilitas di pantai Pulang Sawal juga sudah cukup lengkap.
Ada beragam aktivitas kepariwisataan yang bisa di kunjungi. Bagi yang ingin bermalam di tepi sekitar pantai, di kawasan ini juga banyak penginapan yang didirikan oleh masyarakat ataupun para pihak lain.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
