Pendidikan
Sekolah Islam Al Azhar Wonosari Gelar International Webinar Parenting
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Selama pandemi covid-19 berlangsung, proses belajar mengajar dilakukan dengan jarak jauh melalui sistem daring. Hal ini kemudian menjadikan para orang tua harus ekstra dalam memberikan pendampingan dan pengawasan kepada anak dalam memanfaatkan gadget yang mereka gunakan untuk belajar daring. Selain itu, juga banyak kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh para orang tua. Menyikapi banyaknya keluhan dan untuk memberikan edukasi yang lebih , Sekolah Islam Al Azhar Wonosari kemudian mengadakan International Webinar Parenting, Sabtu (07/11/2020).
Koordinator acara webinar, Lina Fauziah mengungkapkan, kegiatan ini tercetus karena adanya berbagai hal yang dihadapi saat penerapan PJJ. Untuk memberikan edukasi yang lebih kepada wali murid di Sekolah Islam Al Azhar maupun orang tua dari sekolah umum lainnya pihaknya kemudian mengadakan acara tersebut. Tak main-main memang, agar para orang tua lebih terbuka lagi bahkan narasumber yang digandeng bahkan dari Taiwan yang tengah melanjutkan sekolahnya di China.
“Kami ada jaringan dengan orang yang sedang berada di Taiwan. Kemudian kami minta untuk bergabung memberikan bagaimana gambaran di sana dalam menghadapi pandemi dan penerapan dalam belajar mengajar,” terang Lina Fauziah, saat ditemui di sela acara.
Adapun narasumbernya yaitu dari Chiayi University Taiwan Native dari China dan pembicara Indonesia Unik Ambarwati, kemudian seorang dosen dan psikolog adalah Chinta.
Menurutnya, pendampingan anak saat belajar serta pengawasan sangatlah dibutuhkan anak. pendampingan sendiri sebagai bentuk perhatian orang tua dan untuk pengawasan juga dibutuhkan agar ada control saat mengikuti pembelajaran. Pasalnya selama ini, kondisi di lapangan anak saat mengikuti pelajaran daring justru fokusnya terpecah, misalnya justru mematikan video, pengerjaan tugas yang tidak tepat waktu,
“Lebih memantapkan agar orang tua terlibat dalam pengawasan dan pendampingan selama pandemi dan memunculkan rasa nyaman kepada anak meski sekolah belum menyelenggarakan tatap muka. Untuk,” imbuh dia.
Sementara itu, Kepala Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak Al Azhar Wonosari, dalam acara tersebut diikuti oleh ratusan orang tua dari siswa sekolah Al Azhar maupun secara umum. Adapun di sekolah ini memiliki ratusan siswa dari jenjang KB, TK, SD hingga SMP. Pihaknya terus berupaya menjadi guru yang lebih kreatif dalam menerapkan pembelajaran secara daring, sehingga anak tidak mudah bosan dan tetap fokus.
“Selain orang tua guru juga tertantang dalam meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam pembelajaran. Untuk itu, referensi dari berbagai sumber,” sambung Tri Wahyuni Kurni Asih.
“Harapan kami dengan web binar ini menunjukkan ke orang tua dan anak jika belajar daring itu asyik. Kenyamanan menjadi salah satu faktornya. Kemudian juga kegiatan ini untuk lebih mengenalkan keberadaan Al Azhar Wonosari,” tambah dia.
Sekolah Islam ini juga saat ini sudah mulai membuka pendaftaran siswa baru untuk tahun ajaran 2021/2022 mendatang. Para orang tua bisa saja melakukan pendaftaran secara online ataupun melalui website Al Azhar Wonosari Yogyakarta.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga mengungkapkan, Sekolah Islam Al Azhar ini merupakan sekolah yang tergolong elite di Kabupaten Gunungkidul. meski baru beberapa tahun terakhir berada di Gunungkidul akan tetapi peminatnya sudah banyak. Ia berharap, nantinya sekolah ini menjadi salah satu sekolah favorit di Gunungkidul dengan fasilitas dan sumber daya manusia (Guru) yang mumpuni.
“Harapan kami sekolah ini terus berkembang baik seiring dengan semakin majunya daerah dan dunia pendidikan,” ujar Bahron.
Untuk kegiatan hari ini menurut dia, ini sangat bagus membekali orang tua siswa agar ikut terlibat didalam pendamingan dan pengawasan. Anak tidak boleh dilepas sendiri dan perlu adanya kontrol dalam mengikuti pembelajaran daring.
“Jangan sampai anak justru bermain gadget tanpa ada faedahnya. Pendamingan dan pengawasan yang perlu dilakukan,” uimbuhnya.
“Kami mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Al Azhar ini memberi edukasi kepada para orang tua. Yang perlu ditekankan adalah, komunikasi antara anak dengan orang tua harus lebih bagus lagi. Kemudian selama pembelajaran jarak jauh orang tua kami harapkan juga aktif berkomunikasi dengan guru di sekolah,” sambung Azis Saleh, Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan rakyat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
-
Uncategorized24 jam yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized19 jam yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized22 jam yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
