Politik
Pernah Digunakan Untuk Pertemuan Paslon, Sejumlah TPS Dipindah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Persiapan pelaksanaan Pilkada di H-1 ini terus dilakukan di tingkat bawah sampai dengan atas. Hari ini harapkan pembentukan TPS selesai dilakukan dan logistik terdistribuskan di tiap-tiap TPS. Berdasarkan pemantauan yang dilakukan oleh Bawaslu Gunungkidul, ada beberapa TPS yang terpaksa di geser dari tempat awal lantaran berbagai hal. Salah satunya adalah bangunan rumah yang akan digunakan untuk TPS sempat digunakan untuk pertemuan paslon dan timnya.
Komisioner Bawaslu Gunungkidul, Rosita mengatakan, berdasarkan pemetaan yang dilakukan jajaran panwas sampai Bawaslu terdapat beberapa rumah milik warga yang semula akan digunakan untuk TPS namun pernah digunakan untuk pertemuan paslon. Pihaknya telah memberikan rekomendasi terkait hal tersebut, pasalnya bisa menimbulkan kerawanan tersendiri.
“Kita sudah berikan rekom ke KPU terkait rumah atau tempat yang harus digeser (pindahkan) karena pernah menjadi tempat pertemuan. Sekitar 10 tempat, karena ada kerawanan tersendiri,” kata Rosita, Selasa (08/12/2020).
Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan mengenai pembuatan TPS tersebut. Penggeseran atau pemindahan TPS ini dimaksudkan untuk antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dalam penyelenggaraan pilkada 2020.
“Dari 1.900 an TPS yang ada hanya beberapa saja yang kami minta untuk pemindahan. Ternyata masih banyak kok Balai Dusun yang bisa dimanfaatkan untuk TPS, karena tidak semuanya digunakan untuk pertemuan tim ataupun paslon tertentu,” ujar dia.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pemetaan dan pemindahan TPS yang sekiranya belum ramah disabilitas, penerapan standar covid-19 dirasa belum memadahi, dan susah sinyal.
“Kalau TPS yang susah sinyal langsung kami minta pindah karena kan ada sistem sirekap yang online itu. Tapi semua sudah clear, ini tinggal pengawasan pembuatan TPS,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota KPU Gunungkidul, Rohmad Qomarudin mengatakan, berdasarkan rekomendasi yang diterima kemudian langsung ditindaklanjuti oleh KPU dan petugas ditingkat padukuhan. Berkaitan dengan pendistribusian logistik untuk sampai di kalurahan sudah.
Mulai dari Surat Suara, Kotak Suara, alat bantu bagi tunanetra dan logistik untuk penerapan protokol kesehatan telah terdistribusikan mulai dari Minggu dan Senin kemarin
“Hari ini adalah pendistribusian ke TPS dan pembuatan TPS. Tinggal besok pelaksanaanya, kemudian pengawasan tentu dilakukan sedemikian rupa,” sambung Qomar.
-
Pemerintahan1 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa1 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa1 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized2 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized1 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
