Connect with us

Politik

Martanty Siap Cetak 1.000 UMKM Baru Berbasis Digital di Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Calon Wakil Bupati (Cawabup) Gunungkidul, Martanty Soenar Dewi terus memunculkan gagasan untuk pengembangan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di Gunungkidul. Langkah tersebut diyakini akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Ia berencana membentuk 1.000 UMKM memgembangkan potensi yang ada.

Kepada Pidjar.com, Martanty mengatakan, dirinya telah mengetahui di Gunungkidul banyak tumbuh UMKM milik masyarakat. Namun demikian, usaha ini masih belum maksimal lantaran adanya beberapa hal yang masih kurang. Untuk itu nantinya ia menargertkan pembentukan UMKM anyar dan pemantapan maupun pemaksimalan UMKM yang sudah ada.

“Target kita 1.000 UMKM dapat tumbuh dengan baik dari segala aspek dan benar-benar berdampak untuk masyarakat lain,” kata Martanty.

Menurut Cawabup yang mendampingi Immawan Wahyudi itu, ke depan pembentukan UMKM bisa memanfaatkan potensi digital. Pasar digital akan menunjang eksistensi UMKM baik dalam hal pemasaran dan akses untuk pendanaan.

Berita Lainnya  Pilkada Gunungkidul, Kader Golkar Inginkan Joko Parwoto Diusung Sebagai Cawabup

Target pembentukan 1000 UMKM dianggapnya sangat realistis, mengingat potensi yang dimiliki cukup beragam. Nantinya, program ini akan terintegrasi dengan digital. Untuk mendukung program ini, tentu dibutuhkan kesiapan dari pemerintah daerah.

“Ada dua program untuk mendukung target 1.000 UMKM yang benar-benar harus dipahami dan menjadi pondasi. Diantaranya prioritas pendanaan dan infrastruktur digital yang memadahi. Sekarang ini adalah era digital dimana semua menfaatkan teknologi untuk menunjang kegiatan,” tambahnya.

Pihaknya berkomitmen untuk mengawal kemudahan akses UMKM untuk mendapatkan modal berupa kredit lunak. Sehingga dengan begitu memudahkan pelaku usaha untuk mengembangkannya. Kemudian infrastruktur digital ini juga diperlukan, kemampuan mengakses teknologi akan diberikan pelatihan.

“Begitu pula dengan penyediaan jaringan internet itu sangat diperlukan oleh masyarakat,” ujar cawabup nomor 2 ini.

Lebih lanjut, digitalisasi UMKM akan memudahkan pemasaran bekerja sama dengan ritel modern. Dalam hal pemasaran UMKM makanan dan oleh-oleh khas Gunungkidul yang saat ini relatif lebih baik, nantinya dapat bekerja sama dengan ritel modern.

Berita Lainnya  Ini Tahapan Pilkada 2020, Mulai Pendaftaran Calon, Jadwal Kampanye, Hingga Pencoblosan

Berdasarkan data yang diperolehnya, di Kabupaten Gunungkidul ini sebelum terjadi Covid-19 ada sekitar 22.623 unit UMKM. Terdiri dari usaha mikro sebanyak 20.928, usaha kecil 1.664 unit dan usaha menengah ada 31 unit.

”Di masa Pandemi, sebagian UMKM mati total, sebagian lagi bertahan meski dengan susah payah.” ujar kandidat yang diusung Partai NasDem.

Sebagai sosok berlatar belakang pengusaha, Martanty meyakini kemajuan UMKM dapat menopang perekonomian masyarakat menengah ke bawah. Dengan memanfaatkan potensi digital, UMKM mampu mendukung potensi ekonomi andalan Gunungkidul yakni pariwisata.

“Kalau UMKM di Gunungkidul kembali pulih, saya yakin mampu menopang pariwisata,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler