Pemerintahan
Selama Pandemi, Tak Banyak Acara yang Libatkan Massa di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri mengeluarkan peraturan adanya penindakan dan pemberian sanksi kepada kepala daerah maupun aparat penegak hukum yang tidak dapat membendung terjadinya kerumunan massa dalam sebuah kegiatan. Peraturan tersebut telah diterapkan di beberapa daerah besar yang dianggap tidak bisa membendung kerumunan orang. Di Gunungkidul sendiri, berdasarkan pengamatan dan pemantauan yang dilakukan pemerintah masih tergolong aman. Dimana kegiatan kemasyarakatan tetap mematuhi peraturan penerapan protokol kesehatan atau adaptasi kebiasaan baru.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, pemerintah masih mengacu pada Peraturan Daerah nomor 68 tahun 2020 yang mengatur adaptasi kebiasaan baru. Saat ini semuanya berjalan dengan baik, meski kegiatan masyarakat telah berangsur pulih namun tetap mematuhi aturan yang berlaku. Dimana protokol kesehatan tetap diberlakukan bahkan ada yang diterapkan secara ketat.
“Sejauh ini masih aman terkendali. Masyarakat sadar pentingnya penerapan protokol kesehatan, kalau untuk kegiatan memang sudah ada yang berjalan. Tapi untuk skala besar belum ada,” paparnya.
Tim Satuan Gugus Tugas Covid-19 di tingkat kabupaten hingga tingkat kalurahan terus melakukan monitoring dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Dengan demikian, pelanggaran peraturan dapat diminimalisir dan diatasi.
Kapolres Gunungkidul AKBP Agus Setiawan melalui, Baur Yanmas Sat Intelkam Polres Gunungkidul, Aipda Herman mengatakan, selama ini terdapat sekitar 50 permohonan izin acara. Namun dari jumlah tersebut hanya 4 yang mendapatkan izin, yakni deklarasi dari 4 pasangan calon bupati.
Sedangkan, puluhan pengajuan izin lainnya terpaksa tidak diberikan demi mencegah penularan covid-19 serta mematuhi peraturan pemerintah. Pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat atau kelompok organisasi agar lebih dahulu menunda keinginan membuat acara.
“Kamu himbau agar menahan diri terlebih dahulu. Jangan sampai ada kerumunan massa. Selain itu kita juga mengingatkan agar mematuhi protokol kesehata,” kata Herman.
Sementara itu, Kasubbag Humas, Iptu Suryanto mengatakan pihaknya penerapan protokol kesehatan kegiatan masyarakat sekarang ini terus dimonitoring. Berkaitan dengan kejadian-kejadian di luar daerah diharapkan memang tidak terjadi di wilayah Gunungkidul.
“Sejauh ini juga masih aman. Kepolisian bekerjasama dengan aparat lain terus berkoordinasi menindak secara tegas bagi pelanggar protokol kesehatan,” ucap Iptu Suryanto.
Kerumunan, tidak menggunakan masker, dan tidak rutin cuci tangan dapat menjadi pemicu penyebaran covid-19. Untuk itu pihaknya terus memberikan edukasi agar masyarakat patuh protokol kesehatan sehingga mampu menyelamatkan diri, orang lain serta perekomoperekomonomian bangsa.
“Siapapun yang melanggar akan ditindak sesuai aturan yg berlaku. Untuk acara- acara besar dan kegiatan lain selama ini belum ada, pastilah kalau ada harus penerapan protokol kesehatan,” ujar dia. (DINA KAMILA)
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized3 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
