Pemerintahan
Seleksi CPNS dan PPPK Gunungkidul, Puluhan Pendaftar Ajukan Sanggahan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)—Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sekarang ini telah memasuki ke masa jawaban sanggah. Dalam prosesnya ini, ada 95 peserta seleksi yang mengajukan sanggahan pada tanggal 4 sampai dengan 6 Agustus 2021 lalu. Mereka melakukan sanggahan dengan materi yang berbeda-beda.
Kepala Bidang Formasi dan Data Pegawai, Dinas Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Reni Linawati mengatakan, setelah diumumkannya hasil seleksi administrasi, tahapan selanjutnya adalah masa sanggah dan jawaban sanggah. Adapun jadwalnya masa sanggah berlangsung dari tanggal 4 Agustus sampai dengan 6 Agustus lalu. Kemudian masa jawaban sanggah adalah 7 hari sesudahnya.
“Ya, ada yang mengajukan sanggahan,” kata Reni Linawati, Kamis (12/08/2021).
Berdasarkan data yang ada, 95 orang yang mengajukan sanggahan terdiri dari 78 peserta dari formasi CPNS dan 17 peserta dari formasi peserta PPPK Non Guru. Ia menjelaskan terkait dengan bahan yang menjadi sanggahan sangat beragam mulai dari kualifikasi pendidikan, surat pernyataan, surat keterangan sehat dan lainnya.
Menurutnya, surat-surat tersebut harus terpenuhi pada saat proses pendaftaran. Namun ada pelamar yang tidak mencantumkan surat-surat tertentu itu. Sanggahan semacam ini memang seringkali terjadi, dari pemerintah pun tetap harus menjawab apa yang menjadi sanggahan para peserta.
“Dalam proses seleksi pegawai memang selalu ada kesempatan bagi pelamar untuk mengajukan sanggahan atas pengumuman yang dilakukan oleh pemerintah,” jelasnya.
Tahun 2021 ini, pemerintah membuka seleksi CPND untuk 98 kuota dengan jumlah pendaftar 1.351 orang. Dalam prosesnya, yang lolos memenuhi persyaratan sebanyak 1.126 orang. Sementara untuk kuota PPPK guru sebanyak 1.528 formasi pendaftaran 1.407 orang, dan PPPK Non Guru sebanyak 55 formasi dan yang lolos seleksi selanjutnya sebanyak 56 orang saja.
Disinggung mengenai kapan akan diselenggarakan seleksi kompetensi dasar, ia mengatakan jika masih belum mengetahuinya. Dari pemerintah sendiri masih menunggu kebijakan Panselnas kapan tahapan akan dilanjutkan kembali.
“Pelaksanaan SKD masih menunggu kepastian jadwal dari panselnas. Di mana memang harus menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah terkait pandemi covid19,” tutupnya.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized23 jam yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
