Peristiwa
Selingkuhi Warganya, Oknum Dukuh Dituntut Mundur
Ponjong,(pidjsr.com)– Dukuh Kerjo 2, Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong, Sarju Riyanto, dituntut mundur oleh ratusan warganya. Ia diduga telah mengganggu keharmonisan rumah tangga warganya sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.
Salah seorang perwakilan warga, Gunadi, mengatakan tuntutan agar dukuh kerjo 2 mundur atas dasar kesepakatan rembug warga setempat. Dikatakannya, salah satu alasannya ialah karena yang bersangkutan tidak melaksanakan tugasnya sebagai seorang kepala padukuhan. Selain itu, perilaku dukuh yang mengganggu keharmonisan rumah tangga orang lain juga menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Salam rembug warga ada 153 orang perwakilan dari masing-masing keluarga yang menuntut agar dukuh kerjo 2 mundur dari jabatannya,” ucap Gunadi, Kamis (09/11/2023).
Ketua RT 05 Padukuhan Kerjo 2, Heru Susilo, membenarkan adanya dugaan perselingkuhan antara dukuh kerjo 2 dan salah seorang warganya. Dikatakannya, kejadian perselingkuhan tersebut diketahui pada tanggal 02 November 2023 malam lalu. Setelah dilakukan konfirmasi ke kedua belah pihak, dikatakannya mereka mengakui hal tersebut.
“Perbuatan itu sudah berjalan empat tahun dan baru meledak tanggal 2 malam lalu,” ungkapnya.
Atas permasalahan tersebut disebutnya menimbulkan keresahan di masyarakat. Menurutnya, seorang kepala padukuhan seharusnya memberikan contoh yang baik terhadap warganya. Sehingga warga kompak menuntut dukuh kerjo 2 agar mundur dari jabatannya.
“Pokoknya kita tuntut agar mundur,” tegasnya.
Sementara itu, Lurah Genjahan, Agung Nugroho, menjelaskan akan segera berkoordinasi dengan jajarannya untuk menindaklanjuti tuntutan warga tersebut. Dalam beberapa waktu kedepan pihaknya akan membentuk tim investigasi guna melakukan klarifikasi dan mencermati apakah terdapat aturan yang dilanggar atau tidak oleh yang bersangkutan.
“Baru mendapatkan informasi kalau hari ini warga mau mengadakan konsultasi penyelesaian masalah di tingkat kalurahan, masalahnya itu diduga ada perselingkuhan antara dukuh dan warga,” ujarnya.
“Kita segera bentuk tim investigasi untuk mencermati permasalahan ini, setelah itu baru diketahui apakah ada pelanggaran atau tidak,” pungkasnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
