Connect with us

Kriminal

Semakin Canggih, Media Sosial Jadi Ajang Transaksi Narkoba di Gunungkidul

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kemajuan teknologi yang semakin melejit digunakan oleh sebagian orang untuk beragam kepentingan. Adanya media sosial misalnya, selain sebagai ajang promosi usaha dan menimba pengetahuan, juga dimanfaatkan untuk transaksi narkoba.

Kasat Resnarkoba Polres Gunungkidul, AKP Tri Wibowo mengatakan, perkembangan media sosial maupun teknologi memang cukup berpengaruh pada penyebaran narkoba di Kabupaten Gunungkidul. Dari 42 kasus yang ia tangani, mayoritas pengedar atau pemakai melakukan transaksi melalui media sosial. Kemudian dari situ, para penguna dan pengedar bertemu di tempat yang telah ditentukan.

“Dampak media sosial yang semakin banyak dan handphone yang semakin canggih memang luar biasa. Kami melakukan pengungkapan kasus semula dari laporan masyarakat setelah penyelidikan berujung pada teknologi yang semakin canggih, sarana komunikasi memang bersumber pada media sosial dan teknologi,” terang AKP Tri Wibowo, Kamis (27/12/2018).

Adapun menurut dia, teknologi sekarang ini semakin mempermudah para bandar meracuni generasi muda. Sebenarnya tidak hanya perkembangan teknologi yang memiliki pengaruh besar dalam persebaran narkoba di Gunungkidul, melainkan juga adanya pendatang, wisatawan atau orang yang mampir di Gunungkidul juga memiliki keterlibatan yang tinggi.

Berita Lainnya  Cek-cok Hutang Piutang Berujung Maut, Pria Asal Semin Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dalam Mobil

“Beberapa waktu lalu kami melakukan ungkap kasus justru mayoritas pengedarnya bukan warga Gunungkidul tapi dari daerah luar. Mereka pendatang, disini untuk bekerja sembari melakukan pengedaran narkoba,” tambah dia.

Di tahun 2018, Satresnarkoba Polres Gunungkidul telah berhasil mengungkap 42 kasus penyalahgunaan narkoba, psikotropika dan beberapa jenis lainnya. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingk dengan tahun 2017 yang hanya mencapai 20 kasus.

Dari puluhan kasus yang terungkap itu, barang bukti yang diperoleh mulai dari shabu, psikotropika dan obat terlarang pun tergolong sedikit. Diantaranya 2,21 gram shabu, 272 butir psikotropika golongan V dan 1.505 butir obat berbahaya jenis Trihexpenidyl.

Dalam pengumpulan barang bukti yang dimiliki oleh pelaku, Tri mengaku belum begitu maksimal. Para pelaku penyalahgunaan narkoba dalam jenis apapun seringkali menghilangkan jejak dengan membuang barang bukti. Meski begitu, dengan banyaknya kasus narkoba yang diungkap oleh petugas, paling tidak menekan penyebaran yang semakin meluas.

Di tahun 2019 mendatang, mantan Kapolsek Ngawen ini memiliki target tersendiri dimana ungkap kasus paling tidak melebih tahun sebelumnya atau setara dengan tahun sebelumnya. Lebih optimal lagi dan kepekaan dalam menangani kasus juga akan ditingkatkan, sehingga tidak hanya mereka yang memiliki barang dalam skala kecil, namun juga ke pangkal pengedarnya.

Berita Lainnya  Motif Gerombolan Klithih Yang Dibekuk di Kepek, Hendak Tawuran Usai Saling Tantang di Medsos

“Untuk sementara memang tarafnya belum banyak. Mereka berkisar di usia 20 tahun keatas, namun ada juga yang belasan tahun. Tak hanya laki-laki sebenarnya, 3 pelaku yang kami amankan ada kok perempuannya. Biasa jadi salah pergaulan atau faktor lain,” tuturnya.

Ia pun menghimbau pada masyarakat khususnya orang tua untuk lebih proaktif dalam mengawasi tingkah dan gerak gerik anaknya. Terlebih berkaitan dengan media sosial dan hanphone, jika salah dalam melangkah bukan tidak mungkin akan berujung fatal. Maka dari itu, upaya memberikan himbauan dan sosialisasi terus dilakukan menyasar pada semua kalangan.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Masa Angkutan Lebaran 2025, Penumpang KA Bandara Capai 390 Ribu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2025/03/VID-20250327-WA0011.mp4  Jogja, (pidjar.com) – PT Railink KA Bandara Medan dan Yogyakarta mencatat sebanyak 390.475 ribu masyarakat menggunakan layanan Kereta Api...

bisnis2 minggu yang lalu

Libur Lebaran, Stasiun Yogyakarta Optimalkan Peran Sebagai Stasiun Integrasi Antarmoda

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2025/03/VID-20250327-WA0011.mp4  Jogja,(pidjar.com) – Stasiun Yogyakarta memiliki keunggulan sebagai stasiun integrasi antar moda yang mampu melayani pemudik dan masyarakat untuk berwisata...

bisnis3 minggu yang lalu

Sambut Lebaran 2025, KAI Bandara Beri Diskon Tiket dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2025/03/VID-20250327-WA0011.mp4  Jogja, (pidjar.com) – Dalam rangka menyambut momen Lebaran 2025, PT Railink KAI Bandara di Medan dan Yogyakarta memberikan diskon...

bisnis3 bulan yang lalu

Libur Panjang Isra Mi’raj dan Imlek, 79 Persen Tiket Terjual di Daop 6 Yogyakarta

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2025/03/VID-20250327-WA0011.mp4  Jogja, (pidjar.com)– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta mencatatkan penjualan tiket kereta api yang signifikan pada libur...

bisnis3 bulan yang lalu

Demi Lancarnya Perjalanan KA, Pusdalopka Rela Tak Ada Libur

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2025/03/VID-20250327-WA0011.mp4  Jogja, (pidjar.com) – Salah satu elemen penting yang memainkan peran strategis dalam menjaga kelancaran operasional kereta api adalah Pusat...

Berita Terpopuler