Peristiwa
Jelang Lebaran, Polisi Himbau Warga Waspadai Peredaran Uang Palsu
Wonosari,(pidjar.com)– Menjelang lebaran seperti sekarang ini, perputaran uang mengalami peningkatan yang signifikan di pusat-pusat perbelanjaan serta tempat lainnya. Jajaran kepolisian pun menghimbau agar masyarakat Gunungkidul mewaspadai peredaran uang palsu.
Mengingat beberapa waktu lalu, Polsek Tanjungsari berhadil mengungkap kasus pengedaran uang palsu di wilayah hukumnya. Atas kejadian itu, warga diminta untuk waspada dan lebih teliti lagi.
Kasi Humas Polres Gunungkidul, AKP Suranto mengatakan, banyaknya transaksi yang dilakukan oleh masyarakat menggunakan uang cash patut diwaspadai, sebab peluang peredaran uang palsu di momen seperti sekarang sangatlah tinggi.
“Masyarakat harus waspada dengan peredaran uang palsu, jangan sampai menjadi korban atau pelaku dari peredaran uang palsu. Apabila ada yang mencurigakan segera hubungi kantor polisi terdekat,” jelasnya.
Untuk menghindari penipuan uang palsu, menurutnya penting untuk mengetahui ciri-ciri uang rupiah asli. Berikut adalah beberapa ciri yang dapat perhatikan. Uang rupiah asli memiliki warna yang cerah dan tajam. Gambar utama dan nominal terlihat jelas dan detail.

Kemudian benang pengaman tertanam di dalam kertas dan akan berubah warna jika dilihat dari sudut yang berbeda. Logo BI yang tersembunyi dan akan terlihat utuh jika diterawang. Saat diraba uang rupiah asli memiliki tekstur kasar, dan blind kode pun juga akan terasa kasar.
“Saat diterawang gambar pahlawan atau logo terlihat jelas. Uang rupiah asli pun akan bercahaya saat disinari dengan sinar UV,” pungkas AKP Suranto.
Lebih lanjut Suranto mengatakan, menjelang lebaran ini pihaknya juga melakukan pemetaan titik rawan kriminalitas saat menjelang lebaran ini. Sebab di momentum seperti sekarang ini, kejahatan di jalanan maupun di titik-titik tertentu justru meningkat.
Beberapa tempat rawan kejahatan diantaranya pemukiman penduduk seperti kos-kosan, rumah yang ditinggal pemiliknya, kemudian pusat perbelanjaan, kantong-kantong parkir, obyek wisata, terminal, bank atau koperasi, hingga sekolah dan perkantoran.
“Kalau di pusat perbelanjaan ya seperti pasar Argosari, kemudian swalauan besar dan lainnya. Termasuk terminal karena aktivitas di sana menjelang lebaran dan sesudah lebaran pasti mengingkat karena pemudik,” jelasnya.
Untuk melakukan pengamanan di mudik lebaran 2025 ini, pihaknya juga akan menyiapkan pihak kepolisian bersama dengan tim gabungan Dinas Perhubungan, TNI dan organisasi lainnya akan mendirikan pos pengamanan dan utamanya di titik kepadatan dan kerawanan seperti Pos Hargodumilah dan Pos Siyono.
“Kami dirikan 6 Pospam, 32 pos jalur, dan pos-pos di jalur kawasan pantai untuk melakukan pengamanan, penguraian kemacetan dan penanganan-penanganan kejadian tidak terduga di lokasi,” pungkas dia.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
