fbpx
Connect with us

Sosial

Semangat Syahida, Bayi 18 Bulan yang Harus Berjuang Melawan Tumor Ginjal

Published

on

Paliyan,(pidjar.com)–Syahida Laila Karomah saat ini masih terus menjalani perawatan di RSUP dr. Sardjito Yogyakarya. Bocah berusia 18 bulan tersebut tumbuh tak seperti anak pada umumnya. Ia mengidap tumor pada ginjal.

Putri pertama pasangan Tri Susilo dan Karjo ini hanya terkulai lemas. Putri cantik ini setiap harinya tak lepas dari selang infus. Wajahnya nan lucu sesekali tersenyum, pipinya cukup cabi seperti bocah pada umumnya.

Namun, yang terlihat jelas adalah perut Syahida. Tumor yang menggerogoti ginjalnya membuat perutnya cukup membesar. Kondisinya yang seperti inilah membuat ia harus dirawat secara intensif.

Sementara Karjo, sang ayah dulunya bekerja sebagai sopir. Namun, lantaran pandemi, Karjo sendiri kemudian kehilangan pekerjaan karena banyaknya pembatasan pengiriman barang. Sedangkan Tri, sejak menikah memang menjadi Ibu Rumah Tangga.

Dengan sakitnya sang buah hati ini, keduanya disibukkan dengan wira-wiri ke RSUP dr. Sardjito untuk menunggui sang buah hati. Usia Syahida yang masih kecil sendiri membuat dokter belum bisa mengambil keputusan penanganaan yang lebih.

Melihat fenomena seperti ini, Komunitas Sentir Cilik, Rabu (24/03/2021) pagi datang ke rumah Syahida untuk melakukan bakti sosial. Ketua Sentir Cilik, Antono Putra mengatakan, bakti sosial ini berupa pemberian uang santunan yang terkumpul dari penggalangan donasi anggota Sentir Cilik.

“Harapannya dana yang terkumpul dapat digunakan untuk membantu meringankan beban hidup keluarga Adik Syahida Laila Karomah yang sedang diuji dengan sakitnya,” ucap Antono.

Tak hanya di masa kampanye bupati terpilih Sunaryanta saja pergerakkan dan komitmen Sentir Cilik digalakkan. Antono sendiri mengatakan, komunitasnya berkomitmen membantu seluruh lapisan masyarakat di tengah pandemi.

“Kami ada iuran rutin yang akan digunakan untuk membantu masyarakat yang kekurangan,” kata Antono.

Terpisah, Koordinator kegiatan bakti sosial Sentir Cilik Hans Noval Wicaksana mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program organisasi dimana setiap kader Sentir Cilik terutama yang berada di desa-desa harus mampu berkontribusi terhadap tetangga ataupun sanak saudara yang sedang tertimpa musibah.

“Kegiatan ini merupakan rutinitas yang dilakukan, harapannya bisa benar-benar bisa membantu keluarga Syahida,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler