Sosial
Semangat Syahida, Bayi 18 Bulan yang Harus Berjuang Melawan Tumor Ginjal
Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Syahida Laila Karomah saat ini masih terus menjalani perawatan di RSUP dr. Sardjito Yogyakarya. Bocah berusia 18 bulan tersebut tumbuh tak seperti anak pada umumnya. Ia mengidap tumor pada ginjal.
Putri pertama pasangan Tri Susilo dan Karjo ini hanya terkulai lemas. Putri cantik ini setiap harinya tak lepas dari selang infus. Wajahnya nan lucu sesekali tersenyum, pipinya cukup cabi seperti bocah pada umumnya.
Namun, yang terlihat jelas adalah perut Syahida. Tumor yang menggerogoti ginjalnya membuat perutnya cukup membesar. Kondisinya yang seperti inilah membuat ia harus dirawat secara intensif.
Sementara Karjo, sang ayah dulunya bekerja sebagai sopir. Namun, lantaran pandemi, Karjo sendiri kemudian kehilangan pekerjaan karena banyaknya pembatasan pengiriman barang. Sedangkan Tri, sejak menikah memang menjadi Ibu Rumah Tangga.
Dengan sakitnya sang buah hati ini, keduanya disibukkan dengan wira-wiri ke RSUP dr. Sardjito untuk menunggui sang buah hati. Usia Syahida yang masih kecil sendiri membuat dokter belum bisa mengambil keputusan penanganaan yang lebih.

Melihat fenomena seperti ini, Komunitas Sentir Cilik, Rabu (24/03/2021) pagi datang ke rumah Syahida untuk melakukan bakti sosial. Ketua Sentir Cilik, Antono Putra mengatakan, bakti sosial ini berupa pemberian uang santunan yang terkumpul dari penggalangan donasi anggota Sentir Cilik.
“Harapannya dana yang terkumpul dapat digunakan untuk membantu meringankan beban hidup keluarga Adik Syahida Laila Karomah yang sedang diuji dengan sakitnya,” ucap Antono.
Tak hanya di masa kampanye bupati terpilih Sunaryanta saja pergerakkan dan komitmen Sentir Cilik digalakkan. Antono sendiri mengatakan, komunitasnya berkomitmen membantu seluruh lapisan masyarakat di tengah pandemi.
“Kami ada iuran rutin yang akan digunakan untuk membantu masyarakat yang kekurangan,” kata Antono.
Terpisah, Koordinator kegiatan bakti sosial Sentir Cilik Hans Noval Wicaksana mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program organisasi dimana setiap kader Sentir Cilik terutama yang berada di desa-desa harus mampu berkontribusi terhadap tetangga ataupun sanak saudara yang sedang tertimpa musibah.
“Kegiatan ini merupakan rutinitas yang dilakukan, harapannya bisa benar-benar bisa membantu keluarga Syahida,” pungkasnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
