Politik
Sempat Diwarnai Aksi Demo, Calon-calon Kades Bunder Akhirnya Ditetapkan
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Beberapa waktu terakhir, prosesi pemilihan kepala desa (Pilkades) Bunder mendapatkan perhatian dari masyarakat. Proses pendaftaran dan penetapan calon Kades Bunder yang berhak untuk ambil bagian dalam prosesi pencoblosan Pilkades Bunder berlangsung panas dan penuh intrik. Hal ini terjadi usai pencoretan salah satu bakal calon Kepala Desa yang dianggap bobot nilai terbawah dalam proses seleksi administrasi yang harus dilakukan lantaran banyaknya calon yang mendaftar.
Setelah sempat terjadi hingga aksi demonstrasi warga yang memprotes pencoretan Ngadiyat, akhirnya tensi politik di Bunder bisa diturunkan. Pasalnya saat ini, hak Ngadiyat sebagai calon Kades yang dituntut oleh warga akhirnya dikabulkan. Ngadiyat berhak untuk mengikuti proses pencoblosan. Sebelumnya, Ngadiyat yang hanya menduduki peringkat buncit yaitu ke enam, dinyatakan gugur dalam prosesi sebelumnya.
Ngadiyat sendiri sudah dihadirkan dalam tahapan pengambilan nomor undian untuk calon Kepala Desa Bunder periode 2019-2025 pada Senin (14/10/2019) siang tadi. Selain Ngadiyat, calon kades Bunder yang sudah ditetapkan adalah Suwarto, Suharno, Wahyudi, dan Maryadi.
Ketua Panitia Pilkades Bunder, Rusminah mengatakan, pasca adanya nota keberatan yang dikirimkan oleh Ngadiyat, pihaknya kemudian mengadakan uji publik dan penyekoran ulang. Sebelumnya, Ngadiyat memang mendapatkan skor terendah setelah skornya dari pengalaman pernah menjabat sebagai Dukuh Widoro Wetan tak bisa dihitung lantaran tidak ditemukannya dokumen asli SK pengangkatannya. Sesuai dengan aturan yang ada, uji publik dan scoring ulang dilaksanakan pada 7 Oktober 2019 lalu dan diumumkan pada Minggu (13/10/2019) kemarin.
“Hasil skoring ulang yang kita lakukan, Ngadiyat akhirnya lolos dan bakal calon kepala desa lainnya atas nama Ngumar tidak lolos karena hanya mendapat skor 11,00,” ujar Rusminah kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Senin (14/10/2019).
Lebih lanjut ia mengatakan, Ngumar terpaksa dicoret dari pencalonan lantaran nilaniya paling rendah. Kendati ia mantan Kesra, namun ia hanya lulusan SMP. Sedangkan Ngadiyat sendiri lulusan SMA.
“Setelah dihitung ulang, bobot pendidikannya kalah dengan Pak Ngadiyat, keduanya sama-sama tidak bisa melampirkan legalisir pengalaman kerja,” imbuh dia.
Terpisah, Calon Kepala Desa Bunder, Ngadiyat mengapresiasi langkah yang dilakukan panitia yang meloloskannya. Ia berharap ke depan pelaksanaan Pilkades Bunder bisa berjalan lancara tanpa adanya permasalahan suatu apapun.
“Siapapun yang menjadi kepala desa nantinya bisa memimpin dengan baik,” tandasnya.
-
Uncategorized6 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial7 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized6 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
