fbpx
Connect with us

Sosial

Sempat Mangkrak, Bantuan Sarpras Air Bersih Akhirnya Mengalir

Published

on

Gedangsari,(pidjar.com)–Setelah sempat dikabarkan mangkrak, akhirnya bantuan sarana air bersih di Padukuhan Mongkrong, Kalurahan Sampang, Kapanewon Gedangsari mengalir. Sejumlah perbaikan dilakukan perangkat Kalurahan Sampang agar bantuan dari 7 BUMN ini bisa bermanfaat bagi warga masyarakat. Hal ini tentu membuat lega banyak pihak yang telah lama menantikan bebas dari bencana kekeringan setiap musim kemarau.

Menurut Lurah Sampang, Suharman, begitu muncul di pemberitaan media massa dirinya langsung memerintahkan panitia yang dahulu turut serta membangun sarana air bersih tersebut agar dapat bermanfaat maksimal bagi masyarakat.

“Yang jelas terimakasih kepada media massa atas peran serta dan kontrolnya sehingga bantuan dari 7 BUMN itu dapat membawa manfaat bagi warga kami di Sampang ini,” Kata Suharman.

Lebih lanjut dijelaskan Suharman, ada sejumlah penggantian komponen seperti kapasitor hingga mengganti mesin pompa air agar dapat mengangkat air dari dalam perut bumi dan dimasukkan ke dalam bak reservoir penampungan air.

“Dahulu kan spesifikasi dari BUMN yang memberikan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) itu pompa airnya keluaran pabrikan Germany. Nah itu ternyata spek nya ketinggian dan menyerap daya listrik yang besar. Akibatnya listrik tidak kuat dan kapasitor akhirnya terbakar. Setelah ganti mesin pompa air, Alhamdulillah mengalir dan sekarang dapat dimanfaatkan masyarakat,” tambah Suharman.

Sementara itu menurut Triana, Panitia Pembangunan SPAM bantuan dari 7 BUMN di Kalurahan Sampang menyebutkan. Saat ini kondisi air memang sudah dapat mengalir lancar, bahkan setiap hari mesin dapat dihidupkan untuk mengisi bak reservoir. Namun sejumlah kendala masih dihadapi, antara lain jangkauan yang seharusnya mampu menjangkau area yang luas saat ini masih belum terlaksana.

“Penyebabnya lantaran debit sumber air dibawah sana termasuk kecil, maka saat ini kemampuan dari reservoir ini baru mampu menjangkau lebih kurang 40-an kepala keluarga di Padukuhan Mongkrong. Padahal jika tidak ada kendala mestinya mampu memenuhi kebutuhan warga hingga ke padukuhan padukuhan sekitar,” kata Triana.

Ke depan pengelolaan reservoir lengkap dengan segala peralatannya sedianya akan dikelola BUMDes Kalurahan Sampang. Namun saat ini karena sifatnya masih uji coba, maka belum ada kepastian siapa yang akan mengurusi bantuan dari 7 BUMN tahun anggaran 2019 tersebut.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler