Sosial
Sepinya Arus Mudik dan Balik Lebaran di Dua Terminal Terbesar di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dua terminal di Gunungkidul yakni Terminal Dhaksinarga Wonosari maupun Terminal Semin terpantau sepi pada momen libur lebaran tahun 2021 ini. Gelombang pemudik baik sebelum maupun pasca lebaran nyaris tak terasa di dua terminal terbesar di Gunungkidul ini.
Kepala Satuan Pelayanan Terminal Dhaksinarga, Sularjo mengatakan meski di luar daerah pasca libur lebaran ini banyak yang mudik, namun di Kabupaten Gunungkidul tidak ada lonjakan pemudik khususnya yang menggunakan angkutan umum. Tak ada peningkatan berarti pada aktifitas di terminal yang dikelolanya.
“Untuk kedatangan bus AKAP dan penumpangnya tidak sampai ada lonjakan,” kata Sularjo, Rabu (27/05/2021) siang.
Ia mencontohkan, beberapa hari lalu 38 armada AKAP masuk ke terminal dengan penumpang hanya 25 orang. Sedangkan untuk keberangkatan sejak 17 Mei lalu justru mengalami lonjakan. Ada sekitar 382 orang yang berangkat keluar daerah melalui Terminal Dhaksinarga. Namun jumlah ini tentunya masih terhitung sangat kecil jika dibandingkan dengan momen yang sama pada tahun-tahun sebelumnya di mana terjadi lonjakan besar.
Sularjo menambahkan, pencatatan yang dilakukan pihaknya ini tidak hanya untuk kedatangan maupun keberangkatan bus AKAP. Namun demikian, juga berlaku pada armada bus angkutan kota dalam provinsi.

Petugas di terminal tidak hanya melakukan pendataan, namun juga ikut berupaya mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan di area terminal. Pasalnya, kawasan ini termasuk wilayah wajib pakai masker sehingga seluruh pengunjung yang datang harus mematuhinya.
“Kita lakukan cek kondisi juga. Di terminal menyediakan test genose dengan sistem acak,”imbuh dia.
Sementara itu, Lurah Banyusoco, Kapanewon Playen, Damanhuri mengatakan, berdasarkan laporan dari kepala dusun, tidak ada lagi perantau asal Banyusoco yang terpantau pulang kampung. Namun demikian, pihak Kalurahan tetap melakukan pemantauan secara rutin. Pada saat larangan mudik berlangsung atau sebelum lebaran, hanya ada lima warga yang nekat pulang ke Banyusoco.
“Hanya 5 orang itu yang mudik dan selanjutnya kembali ke daerah perantauan mereka,” ujarnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
