fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Siapkan DED dan Masterplan, 2 Pantai Gunungkidul Ini Akan Dibangun Pemerintah Jadi Pelabuhan Ikan Modern

Diterbitkan

pada tanggal

Jogja,(pidjar.com)–Dalam rangka menuju Abad Samudera Hindia, Pemerintah DIY telah menyiapkan beberapa program untuk menggali potensi kelautan di kawasan selatan DIY. Tentunya jika potensi kelautan ini ingin digali dan berdampak secara maksimal, maka kemudian harus tersedia sarana dan prasarana yang memadai. Salah satu yang menjadi kendala dalam optimalisasi kawasan selatan ini adalah pemerintah saat ini belum memiliki pelabuhan ikan yang representatif. Menyelesaikan masalah ini, rencananya, dua pantai di Gunungkidul akan dibangun oleh pemerintah menjadi kawasan pelabuhan yang megah. Hal ini sangat penting kemudian untuk membangun industri perikanan sehingga berdampak kepada perekonomian daerah dan tentunya warga masyarakat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY, Budi Wibowo mengatakan, Pemerintah DIY akan membangun satu pelabuhan di kawasan Gunungkidul. Adapun konsep dari pelabuhan ini adalah pelabuhan alami yang tanpa dibangun breakwater sehingga kapal bisa langsung mendarat. Lokasi pembangunan pelabuhan tersebut telah dipilih yakni di Pantai Gesing, Kecamatan Panggang. Terkait dengan rencana ini, Pemda DIY sendiri segera menyusun Detil Engginering Design (DED) dan masterplannya pada tahun 2020 mendatang.

Berita Lainnya  Pantai Timang Digandrungi Wisatawan Malaysia, Dinas Siapkan Paket Wisata Khusus

Ia menjanjikan, pembangunan Pelabuhan Gesing ini tidak hanya akan sekedar membangun lokasi pendaratan semata, tetapi juga sebuah kawasan yang akan terhubung dengan satu kawasan di Kelok 18 Jalur Jalan Lintas Selatan-selatan (JJLS). Harapannya di kawasan Pantai Gesing dan Kelok 18 akan ada pusat kuliner, kolam kapal, pabrik es, coll storage dan lain sebagainya dan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Pelabuhan lain yang akan dioptimalkan adalah di Pantai Sadeng. Di mana pemerintah DIY akan bekerjasama dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan untuk memberdayakan Pelabuhan Sadeng yang saat ini sudah ada menjadi pelabuhan yang sangat representatif. Pemerintah menargetkan, perencanaan pembangunan pantai Gesing dan Sadeng sudah selesai sehingga langsung proses pembangunan.

“Di kelok 18 nanti akan ada pembenahan dari sisi pariwisata. Hal ini akan memancing wisatawan untuk datang ke kelok 18 sehingga nanti akan menikmati area kuliner di pantai Gesing. Kebetulan jaraknya dekat sekali,” ujar Budi, Jumat (16/08/2019) kemarin.

Menurutnya, desain kelok 18 adalah bagian yang sangat menarik. Karena itu, pihaknya ingin dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo hingga Gunungkidul, di kiri kanan JJLS harus terlihat indah dan cantik. Jadi bukan seperti bekas tambak udang yang tidak tertata sehingga memperburuk citra DIY.

Berita Lainnya  OPD Minim Unggahan di Website, Pemkab Ancam Tak Bayarkan Tunjangan Penuh

“Kita akan benahi betul di sepanjang JJLS agar terlihat indah. Agar nanti penumpang turun tertarik untuk berwisata baik ke Gunungkidul dan sebagainya,”tuturnya.

Budi menampik jika pembangunan Kelok 18 tersebut terkesan lama ataupun molor, sebab sejatinya pendanaan JJLS sampai 2021 selesai semua. Di mana jembatan dan jalan JJLS sudah selesai semuanya di tahun 2021 nanti. Sehingga tahun 2020 pembangunan jalan sudah jadi dan perencanaan wisatanya juga sudah jadi.

“Yang di Sumatera Barat itu kan dibiarkan begitu saja. Kita ingin kelok 18 jadi obyek wisata yang sangat menarik,” ungkap dia.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler