Connect with us

Peristiwa

Skandal Hamili Ibu Rumah Tangga Terkuak, Ketua BPD Plembutan Lengser

Diterbitkan

pada

Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Warga Desa Plembutan, Kecamatan Playen baru-baru ini sedang dihebohkan dengan kabar mengejutkan. Mantan pejabat Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Plembutan yang diketahui bernama Was (49), terjerat skandal hubungan gelap dengan seorang ibu rumah tangga, Sar warga Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu. Bahkan saat ini, sang wanita tengah hamil tua. Pasca skandal tersebut terkuak beberapa waktu lalu, Was sendiri terpaksa lengser dari jabatannya.

Pasca skandal ini menyeruak, di mana sang wanita menuntut pertanggungjawaban dari Was, pria paruh baya yang sudah memiliki satu anak belia tersebut di sidang oleh perangkat desa setempat. Saat itu, Was memang masih menjabat sebagai Ketua BPD Plembutan yang baru beberapa bulan diemban.

Informasi yang berhasil dihimpun, Was awal mulanya memadu kasih dengan Sar secara diam-diam. Setiap harinya, Was yang bekerja sebagai tukang pijet tersebut sering berkunjung ke rumah Sar. Was bisa leluasa untuk menjalin hubungan terlarang lantaran Sar sendiri diketahui sudah lama ditinggal pergi oleh suaminya.

Berita Lainnya  Bangun Kepedulian, Kwarda DIY Salurkan Air Bersih ke Sejumlah Wilayah di Kabupaten Gunungkidul

Hubungan gelap Was dan Sar pun yang sudah cukup lama berlangsung mulai menuai masalah. Hal ini lantaran Sar kemudian berbadan dua. Beberapa waktu setelah mendapat kabar kehamilan pasangan gelapnya, Was kemudian sempat menghilang. Baik Sar maupun kerabatnya kesulitan untuk menghubungi Was. Sang pria yang bahkan sebelumnya bolak-balik menyambangi Sar, mendadak tak lagi pernah muncul.

Dengan kandungan yang terus membesar tanpa adanya kabar dari Was, membuat keluarga Sar meradang. Lantaran dinilai tak ada itikad baik, adik Sar pun kemudian mencari keberadaan Was ke tempat tinggalnya. Hingga akhirnya beberapa tetangga Was memberikan informasi berkaitan dengan keberadaan Was.

Kabar minor yang deras berhembus ini akhirnya membuat Pemdes Plembutan ikut turun tangan. Pada Rabu (08/04/2020) silam, Was dan Sar kemudian dipanggil ke rumah salah seorang pejabat di lingkup Pemdes Plembutan untuk disidangkan. Dalam persidangan tersebut, Was mengakui adanya hubungan gelap yang terjadi dan  bersedia untuk bertanggungjawab, dengan catatan, Sar bersedia untuk dinikahi secara siri. Namun demikian, solusi Was mendapatkan tentangan dari istri maupun keluarganya. Hingga kini, perkara ini masih belum juga menemui titik temu.

Berita Lainnya  Dibangun Dengan Dana Miliaran, Bangunan Megah Pusat Informasi Pariwisata Justru Terbengkalai

Salah seorang kerabat Was, Ar menerangkan, kabar ini memang membuat keluarganya, terutama istri Was meradang. Kesabaran keluarga telah ada pada titik nadir mengingat perilaku Was yang dinilai sudah di luar batas.

Sehari-harinya, Was dikenal cukup temperamen terhadap keluarganya. Kepada anak istrinya Was dikenal tidak terlalu peduli.

“Wong penghasilannya juga gak seberapa. Selama ini dia mggak jadi tulang punggung keluarga, yang mikir kebutuhan hidup itu istrinya,” ungkap dia, Senin (13/04/2020).

Dengan demikian, pihak keluarga Was masih teguh menolak untuk pernikahan siri yang telah disanggupi Was.

“Intinya keluarga tidak terima, istrinya disakiti, baru saja menjabat Ketua BPD beberapa bulan sudah bikin ulah,” katanya kesal.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kepala Desa Plembutan, Edy Supriyanti memilih untuk irit berkomentar berkaitan dengan tindakan mantan Ketua BPDnya tersebut. Edy hanya membenarkan perihal mundurnya Was dari jabatan Ketua BPD meski baru beberapa bulan menjabat.

Berita Lainnya  Sultan: People Power Masih Jauh, Kapolres Ancam Bubarkan Aksi Massa Tanpa Izin

“Ya, yang bersangkutan memang sempat jadi Ketua BPD tapi sudah mundur,” tandasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler