Connect with us

Pendidikan

SMK-SMK Gunungkidul Diserbu Pendaftar Dari Luar Kabupaten

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ratusan calon siswa SMA/SMK di luar Kabupaten Gunungkidul berbondong-bondong mendaftarkan diri ke SMA/SMK di Kabupaten Gunungkidul. Mereka didominasi oleh calon siswa yang memilih mendaftar SMK di wilayah perbatasan Kabupaten Gunungkidul. Sejak dua hari setelah dibukanya pengambilan token di Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Gunungkidul, hingga Senin (24/06/2019) ini tercatat ada 350 siswa yang mengambil token untuk login pendaftaran sekolah secara online.

Kepala Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Gunungkidul, Sangkin mengatakan, jika dilihat waktu pengambilan token yang masih satu hari lagi, jumlah tersebut ia nilai sudah cukup banyak. Ia memprediksi, banyaknya siswa dari luar daerah yang ingin mendaftar sekolah di Kabupaten Gunungkidul karena melihat potensi kualitas pendidikan yang ada di Gunungkidul sudah cukup bagus.

Berita Lainnya  Nilai Selalu Tercecer di Peringkat Buncit, Balai Dikmen akan Panggil Para Kepala Sekolah

“Mungkin mereka tertarik karena lulusan sekolah terutama untuk di wilayah perbatasan seperti SMK 2 Gedangsari, SMK 1 Ponjong atau SMK 1 Ngawen bisa melahirkan bibit unggul yang siap kerja dan mendapatkan pekerjaan yang dinilai mapan,” kata Sangkin kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Senin (24/06/2019) siang.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan adanya kerjasama dari Disdikpora DIY dengan kelurahan atau desa di luar DIY yang berbatasan langsung dijadikan masyarakat perbatasan alternatif untuk bersekolah putra-putrinya. Sehingga masyarakat luar DIY yang berada di perbatasan langsung dengan Kabupaten Gunungkidul bisa mendapatkan hak pendidikan yang sama dengan calon siswa asli di DIY.

Sedikitnya ada empat desa untuk SMK yang masih menjadi zona satu PPDB untuk SMK perbatasan di Kabupaten Gunungkidul. Adapun keempat desa tersebut berasal dari Jawa Tengah yakni Desa Ngerangan, Desa Kaligayam, Desa Bogem. Calon siswa dari ketiga desa tersebut berasal dari Kecamatan Bayat yang masih menjadi zona satu untuk SMK Negeri 1 Ngawen dan SMK Negeri 2 Gedangsari. Sementara untuk calon siswa di SMK 1 Ponjong, calon siswa dari DKUKM sa Wonodadi, Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri masih diakomodir zona satu.

“Hal ini tentu saja menjadi tren ya, calon siswa dari Kabupaten Gunungkidul untuk SMK bisa bersaing dengan masyarakat luar DIY,” papar dia.

Lebih lanjut Sangkin menjelaskan, sesuai dengan juknis untuk SMK, penentuan urutan seleksi didasarkan pada zonasi sesuai dengan NIK calon peserta didik dan prioritas pilihan. Saat ini nilai hasil ujian nasional menjadi urutan keempat.

Berita Lainnya  Dibangun Dengan Dana Miliaran, Bangunan Megah Pusat Informasi Pariwisata Justru Terbengkalai

“Dan pendaftar lebih awal juga mempengaruhi diterimanya siswa tersebut, untuk itu yang sudah mendapatkan token silahkan login dan mendaftar karena ini juga mempengaruhi,” imbuh Sangkin.

Terpisah, Alireza Zulkarnain calon siswa dari Desa Bogem, Kecamata Bayat, Kabupaten Klaten yang meminta token ke Balai Dikmen Kabupaten Gunungkidul mengaku ingin mendaftarkan dirinya ke SMK Negeri 2 Gedangsari. Ia memilih untuk mendaftarkan diri ke SMK yang ada di perbatasan Kabupaten Gunungkidul tersebut lantaran banyak lulusannya yang sudah mendapatkan pekerjaan.

“Kebetulan rumah saya masih zona satu untuk SMK Negeri 2 Gedangsari, saya coba saja semoga diterima,” tutur dia.

Pendaftaran peserta didik baru untuk tingkat SMA dan SMK dimulai hari ini hingga Rabu 26 Juni mendatang. Proses pendaftaran sendiri dilaksanakan secara langsung di sekolah yang menjadi pilihan peserta didik.

Berita Lainnya  Berang Program-programnya Dihabisi, Suharno : Ini Politis, Yang Rugi Rakyat

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Berita Terpopuler