Hukum
Spek Kayu Diganti Baja Ringan, 2 Pemborong Jadi Tersangka Ambruknya Atap Bangunan SD Muhammadiyah Bogor
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Penyelidikan ambrolnya atap bangunan kelas di SD Muhammadiyah Bogor, Kapanewon Playen memasuki babak baru. Satreskrim Polres Gunungkidul, Jumat (11/011/2022) ini telah menetapkan dua tersangka terkait peristiwa yang menewaskan seorang pelajar kelas VI tersebut.
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Mahardian Dewo Negoro mengatakan, hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh tim ahli telah keluar. Hal inilah yang menjadi dasar pihak kepolisian kemudian menetapkan 2 pemborong pembangunan ruang kelas di SD Muhammadiyah Bogor.
“Progres penyelidikan kami menetapkan 2 tersangka yaitu B dan K yang merupakan rekanan untuk pengerjaan proyek ini,” kata Kasat Reskrim
Adapun yang menjadi dasar penetapan tersangka adalah terpenuhinya 2 alat bukti. Kemudian hasil uji laboratorium oleh ahli yang menyebutkan bahwa ada ketidaksesuaian antara baja ringan dengan mutunya. Ketidak sesuaian antara perencanaan dan pengerjaan. Yang mana dalam gambar menggunakan kayu namun praktiknya menggunakan baja ringan.
“Mutu dan kualitas tidak sesuai dengan seharusnya. Keterangan dari para saksi kita sinkronkan dengan ahli dan peristiwa tersebut,” jelas dia.
B dan K yang merupakan pemborong saat ini harus bertanggung jawab atas peristiwa yang terjadi. Meski begitu, penyelidikan dan penyidikan tetap akan dilakukan oleh petugas. Mahardian menyebut, potensi tersangka lain pun tentunya ada. Keterangan dari saksi masih akan terus diperdalam begitu pula untuk tersangka.
Hingga saat ini ada 12 orang yang telah diperiksa sebagai saksi mulai dari kepala sekolah, guru, komite dan lainnya. Sementara untuk saksi anak masih belum dimintai keterangan hal ini untuk memberikan ruang agar psikis anak kembali stabil terlebih dahulu.
“Tentu nanti akan dijadwalkan,”jelasnya.
Kedua tersangka ini dijerat pasal 360 dan 359 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized3 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized3 hari yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
