Pariwisata
Spot Anyar di Teras Kaca, Dibangun GWK Layaknya Bali
Panggang,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Berwisata layaknya di Pulau Bali namun sesungguhnya hanya di kawasan Gunungkidul, tidak cuma dinikmati di Pantai Ngobaran, Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari saja loh. Namun bisa juga dinikmati di obyek wisata Teras Kaca Pantai Nguluran Kapanewon Panggang.
Menyambut libur lebaran 2024 yang tinggal menghitung hari, pengelola obyek wisata Teras Kaca yang terletak di Pantai Nguluran, Kapanewon Panggang membangun spot anyar untuk menarik minat wisatawan. Baru-baru ini yang terpasang di obyek wisata tersebut adalah patung Garuda Wisnu Kencana layaknya wisata budaya yang ada di Badung, Bali.
Manager Marketing Teraskaca, Gabilla Nasution mengatakan, pada momentum libur lebaran diprediksi kunjungan wisatawan di Gunungkidul akan meningkat drastis jika dibandingkan dengan hari biasa. Untuk itu, pengelola obyek wisata ini mulai menyediakan wahana atau spot yang berbeda, salah satunya adalah dengan mengadopsi keindahan dan gagahnya patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) Bali. Patung GWK ini dibangun setinggi 3,5 meter.
“Liburan ke Gunungkidul serasa di Bali dengan adanya spot anyar ini. GWK di Bali menjadi salah satu icon yang menarik wisata, nah dengan begitu GWK versi Jawa ini juga kami harapkan sebagai daya tarik tersendiri agar wisatawan berkunjung ke Teras Kaca Pantai Nguluran,” ucap Gabilla.
Selain GWK versi Jawa, obyek wisata Teraskaca juga memiliki wahana Yogya Swing. Dimana para pengunjung yang datang bisa menikmati ayunan diatas laut. Spot ini begitu memantang adrenalin wisatawan yang mencobanya. Keamanannya pun terjamin, alat pelindung diri dipasang untuk mengantisipasi kecelakaan saat menjajal spot tersebut.
Beberapa spot lain diantaranya Perahu Kaca Ala Titanic, spot foto yang sangat menarik karena menyerupai perahu dengan lantai kaca. Ketika berdiri di ujunganya, view hamparan samudra nampak indah. Perahu kaca ini mengingatkan kita pada film legendaris Titanic. Ada juga Giant Chair ala Baywatch sebagai gardu pandang, seperti yang ada di film Baywatch. Tinggi dari kursi raksasa ini mencapi lima meter.
“Yang beberapa waktu kami kembangkan dan menjadi salah satu andalan selain spot teras kaca adalah Ngopi On The Sea, wisatawan bisa menikmati kopi di atas ketinggian sekitar dua meter dari laut,” papar Gabilla Nasution.
Tak perlu khawatir dengan keamanannya, karena pihak pengelola telah memikirkan terkait dengan safety nya. Terdapat safety belt dan sistem hidraulis. Waktu yang diberikan kepada pengunjung untuk menikmati Ngopi On The Sea yaitu lima hingga 10 menit. Ada pula spot VIP room di spot ini wisatawan disuguhi keindahan kolam renang pribadi di pinggir tebing dengan view laut. Selain wahana berbayar, Teraskaca juga menyediakan wahana lainnya yang gratis seperti spot kupu-kupu dan teras on the rock.
“Pada Ramadhan ini kami menyediakan promo, misalnya untuk special price ramadhan Rp. 50 ribu sudah mendapatkan fasilitas berfoto di 6 spot yaitu Teras Kaca, The Blue Paradise, Giant Terazzz, Kuda Laut dan Glass Boat, Butterfly. Harga paket sudah termasuk HTM,” terang Gabilla.
Jika ingin menikmati malam dengan suasana yang berbeda ditemani dengan suara deburan ombak dan view nan indah saat pagi hari, di obyek wisata Teras Kaca ini juga terdapat vila yang mengusung konsep bangunan kayu yang membentuk segitiga dan memiliki view langsung ke laut.
Lokasi ini memang cukup recomended untuk sekedar staycation melepas sedikit penat karena padatnya rutinitas. Harganya juga cukup terjangkau yaitu Rp. 650 ribu untuk weekdays dan juga Rp. 750 ribu untuk weekend sudah termasuk sarapan untuk dua orang.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
