fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Pemerintah Segera Pasang Tapping Box di Rumah Makan dan Restoran

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul dalam waktu dekat akan mulai melakukan pemasangan tapping box di rumah makan, restoran, dan hotel yang ada di wilayah Gunungkidul. Sebanyak 100 alat akan segera disebar oleh pemerintah. Langkah ini diambil sebagai upaya pemerintah dalam menekan kebocoran pembayaran pajak.

Kepala Bidang Pendataan BKAD Gunungkidul, Nur Sulistyowati mengatakan program pemasangan taping box akan segera dimulai. Tapping box akan segera dipasang oleh pemerintah di 100 restoran, rumah makan, dan hotel yang ada di kabupaten Gunungkidul. Pemasangan ini merupakan tahap kedua setelah tahun lalu dipasang 5 unit tapping box.

“Jadi dulu sudah pernah dipasang 5 lokasi. Terus ada pandemi dan ada kebijakan terkait relaksasi itu, kemudian sekarang dipasang lagi menyebar 100 unit,” ucap Nur Sulistyowati, Senin (12/04/2021).

Diharapkan dengan pemasangan taping box ini, akan berdampak pada pendapatan pajak yang bisa diraup Pemkab Gunungkidul. Kemudian memberikan kemudahan dalam perhitungan dan pelaporan pajak, meningkatkan keakuratan dan menekan kebocoran pajak.

“100 lokasi yang kita pasang ini disesuaikan dengan keramaian pengunjung yang datang,” paparnya.

Dipasangnya tapping box juga untuk meningkatkan pajak dari sektor tersebut. Pasalnya selama ini jika dilihat rumah makan dan restoran di Gunungkidul selalu ramai mengingat sektor pariwisata yang moncer. Menjadi ironi karena berbanding terbalik dengan pendapatan pajak yang masih sangat rendah.

Senin pagi kemarin, juga telah diselenggarakan sosialisasi oleh pemerinta dan DPRD Gunungkidul bersama dengan pelaku usaha di bidang rumah makan dan hotel di Gunungkidul.

Semebtara itu, Ketua Pengusaha Hotel Restoran Indonesia (PHRI)Gunungkidul, Sunyoto mengatakan, PHRI mendukung penuh pemasangan alat tersebut sepanjang alat yang dipasang banyak dan mencakup sebaran yang merata. Sehingga tidak terjadi kecemburuan sesesama pelaku usaha.

“Tahap awal itu kan baru 5 termasuk di tempat saya. Ini upaya bagus kami dukung untuk menaikan pendapatan pajak dari pajak hotel dan restoran juga untuk mencegah kebocoran,”ucap Sunyoto.

Dengan adanya alat ini diharapkan tidak terjadi kesalahpahaman oleh konsumen karena ada yang dipasang dan ada yang tidak dipasang.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler