Connect with us

Sosial

Tahap Akhir Pembebasan Lahan TPAS Banjarejo, Anggaran 10 Miliar Disiapkan

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Gunungkidul tak lama lagi akan benar-benar memiliki 2 Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS). Rencana pembangunan TPAS di Padukuhan Wonosobo, Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari dalam waktu dekat ini bakal segera dilaksanakan. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul telah menyelesaikan pengukuran tanah dalam rangka pembebasan lahan pembangunan TPAS Banjarejo tersebut. Nantinya, lahan yang dibebaskan tersebut termasuk akses jalan masuk menuju TPAS. Dana lebih dari Rp 10 miliar telah disiapkan guna pembebasan lahan.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) Gunungkidul, Winaryo memaparkan, pihaknya telah menyelesaikan proses pengukuran lahan yang akan dibebaskan. Kemudian pihaknya saat ini tinggal menunggu peta bidang dari BPN selesai.

Berita Lainnya  Didemo Ratusan Warga, Kades Balong Mengaku Tengah Dekat Dengan Wanita Lain

“Kita tinggal menunggu keluarnya hasil peta bidang dari BPN,” kata dia kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Kamis (26/09/2019).

Ia menjelaskan, pembebasan lahan kali ini dibagi menjadi 2 kategori. Yang pertama adalah lahan untuk pembangunan TPAS dan akses jalan masuk. KEseluruhan lahan yang dibebaskan adalah seluas 5 hektar. Nantinya setelah pembebasan lahan selesai, maka pembangunan akan dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul.

“Sudah termasuk jalan, anggaran yang disiapkan sekitar Rp 10.500.750.000,” terang dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul, Agus Priyanto menambahkan, dengan hampir selesainya proses pembebasan lahan, nantinya akan segera dilanjutkan dengan proses pelelangan. Kemudian, disusul dengan penyusunan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).

Berita Lainnya  Keluarkan Surat Edaran, Dinas Himbau Petani Percepat Persiapan Lahan Pertanian

“Nanti kemudian dilelang untuk segera dilanjutkan dengan proses pembangunan,” terang Agus.

Agus menambahkan penunjukan lokasi pembangunan di Dusun Wonosobo merupakan hasil rekomendasi dari konsultan perencana. Sebelum penunjukan, ada tiga opsi untuk pembangunan TPAS.

“Ketiga lokasi ini meliputi Desa Banjero, Tanjungsari; Desa Monggol, Saptosari dan Desa Tepus, Kecamatan Tepus. Dipilihnya Banjarejo karena berada di tengah-tengah selain itu juga untuk mengakomodir sampah-sampah dari kegiatan pariwisata yang berada di wilayah selatan Gunungkidul,” jelas Agus.

Sebelumnya diketahui, TPAS yang akan di bangun di Padukuhan Wonosobo, Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari nampaknya akan berdampak positif. Tidak hanya pada pengelolaan sampah di kawasan wisata, namun juga terhadap olahan sampah nantinya.

Berita Lainnya  Siap-siap.. Juli Mendatang, Pemerintah Bakal Buka Seleksi CPNS

Secara teknis ada dua opsi pengelolaan sampah di lokasi tersebut. Diantaranya adalah pengelolaan menggunakan model sanitary landfill (mesin insenerator) atau mesin penghancur sampah. Keunggulan dari sanitary landfill ini, sampah yang diolah nantinya dapat digunakan untuk bahan bio gas. Hal itu sangat mungkin terealisasi lantaran sudah masuk dalam DED dan master plan pembangunan di Banjarejo tersebut.

Sedangkan jika menggunakan model insenerator atau sampah dihancurkan dapat digunakan sebagai bahan baku batako atau konblok. Kedua metode tersebut sangat mungkin dijalankan, meskipun anggaran cukup fantastis. Namun pihaknya tidak berkecil hati akan berjalannya rencana tersebut karena dari segi pembiayaan ditanggung oleh pemerintah pusat.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler