Sosial
Polemik Izin Pembangunan Taman Agrowisata Megah di Putat, Pengembang Nyatakan Sudah Bertemu Bupati
Patuk, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Taman agrowisata yang rencananya juga akan dibangun restoran juga homestay di antara area perbukitan Desa Putat dan Desa Nglanggeran menuai masalah. Meski sudah ada proses pembangunan berupa pengeprasan bukit serta pembangunan talud, namun izin terkait proses pembangunan taman di Padukuhan Putat II, Desa Putat, Kecamatan Patuk tersebut hingga saat ini memang belum ada.
Owner PT Tride Agro Mandiri yang bakal melakukan pengembangan di lahan seluas 3,8 hektare ini, Bonaventura Ardi Nugroho mengatakan, mengakui perihal masih belum ada izin pembangunan dari pemerintah. Ia juga mengakui bahwa pihaknya telah selesai membangun talud yang berada di pinggir bukit. Ardi mengatakan bahwa hingga saat ini, izin dari pemerintah sendiri diakuinya masih dalam proses. Pembangunan talud menggunakan alat berat ini tetap dilaksanakan karena pertimbangan dari beberapa hal.
“Yang menjadi pertimbangan kami untuk pembangunan talud karena sebentar lagi hujan dan dikhawatirkan longsor, kan bahaya untuk warga. Sedangkan bangunan yang sudah berdiri dua lantai di sekitar lahan kami bukan milik PT Tride Agro Mandiri,” kelit Ardi saat sosialisasi pembangunan taman agrowisata yang hendak dibangunnya tersebut, Rabu (25/09/2019) kemarin.
Lebih lanjut ia mengatakan, saat pembelian tanah di atas bukit tersebut, aset warga sekitar seperti pepohonan di bukit ikut ditebang. Walau demikian, ia mengaku hanya membeli tanah saja bukan beserta aset
Namun demikian, ia sendiri berkomitmen tak akan mulai melakukan pembangunan bangunan lainnya apabila izin belum turun. Beberapa waktu lalu, pihaknya telah melakukan audiensi dengan Bupati Kabupaten Gunungkidul, Badingah, dalam upaya pengurusan izin.

“Kami sudah bertemu dengan ibu, bahkan saat itu saya ditemani Gusti Prabu, dan ibu mengapresiasi rencana pembangunan agrowisata ini, kalau izin belum turun meskipun setahun dua tahun saya tidak akan mulai membangun homestay” jelas Ardi.
Sementara Camat Patuk, Haryo Ambar Suwardi mengaku, lahan tempat akan dilakukan pembangunan taman agrowisata oleh pihak swasta tersebut memang rawan longsor. Namun demikian, ia enggan berkomentar banyak mengenai proses pembangunan Taman Agrowisata yang berkonsep homestay dengan restoran di atas bukit.
“Intinya izin harus diutamakan, tapi untuk pembangunan talud sebelum izin turun itu kita tidak bisa bicara sah atau tidak, tapi dilihat dari kebutuhan,” tandas dia.
Sebelumnya, Sekretaris Desa Putat, Suprapti menyatakan bahwa pihaknya tidak tahu menahu perihal adanya aktifitas pengerjaan proyek besar dari pihak swasta di wilayahnya. Beberapa waktu lalu bahkan Pemdes Putat bersama dengan Sat Pol PP Kabupaten Gunungkidul mendatangi proyek pembanguan taman agrowisata ini.
“Sudah dilakukan pembangunan oleh pekerja proyek meski belum ada izin yang terbit. Pada 19 Agustus 2019 kita datangi bersama Satpol PP,” tutupnya.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
