fbpx
Connect with us

Kriminal

Kabur ke Bogor, Bos Investasi Bodong Berkedok Oven Jamu Dibekuk Polisi

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Terduga pelaku penipuan bermodus investasi oven jamu yang merupakan direktur PT Krishna Alam Sejahtera (KAS) berhasil diringkus jajaran kepolisian Resor Klaten. Penangkapan ini tentunya menjadi babak baru terkait laporan ratusan korban investasi bodong ini di Polres Gunungkidul. Koordinasi lintas wilayah langsung dilakukan pasca kabar penangkapan ini mencuat. Sebagaimana diketahui, aktifitas pemasaran dari investasi berkedok oven jamu herbal ini memang sampai ke Gunungkidul dan telah berhasil menghimpun dana hingga mencapai miliaran rupiah.

Informasi yang berhasil dihimpun, Al Farisi ditangkap polisi pada Rabu (17/07/2019) oleh jajaran Polres Klaten. Ia ditangkap pihak kepolisian di sebuah SPBU saat melarikan diri ke Bogor, Jawa Barat. Pihak kepolisian pun saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait perkara tersebut.

Berita Lainnya  Hendak Dikirim ke Wonosari, Mobil Box Berisi Ratusan Botol Miras Dicegat Polisi

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Riko Sanjaya membenarkan adanya penangkapan tersebut. Saat ini pihaknya menerjunkan tim untuk menuju Polres Klaten dalam rangka melakukan koordinasi.

“Penyidik dalam perjalanan menuju ke sana (Polres Klaten),” kata Riko, Rabu siang.

Namun begitu, ia belum bisa membeberkan lebih lanjut langkah yang akan dilakukan oleh Satreskrim Polres Gunungkidul terkait penanganan kasus ini. Menurutnya langkah yang akan diambil masih menunggu hasil koordinasi dengan Polres Klaten.

“Nanti kita tunggu hasil komunikasi dengan Polres Klaten, arah penyidikan mereka bagaimana. Saya masih menunggu,” singkat Riko.

Sebagaimana diketahui, korban investasi bodong di Gunungkidul mencapai ratusan orang. Sejumlah korban melalui manager area PT KAS, Amin Subiyanto melaporkan secara resmi kasus tersebut ke Mapolres Gunungkidul.

Berita Lainnya  Ditinggal Sholat, Motor Milik Pejabat Dinas Kebudayaan Digondol Maling

Diketahui pula, dari 195 korban asal Gunungkidul setiap orangnya mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Total kerugian sendiri diperkirakan mencapai Rp 5 miliar rupiah.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler