fbpx
Connect with us

Sosial

Tahap Vaksinasi Covid19 Gunungkidul Akan Dilaksanakan Pertengahan Januari

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia mulai bersiap untuk pelaksanaan vaksinasi covid-19. Adapun pelaksanaan vaksinasi sendiri akan dilaksanakan beberapa tahap. Pada tahap awal ini, tenaga medis menjadi prioritas orang yang akan mendapatkan vaksin tersebut. Berdasarkan data dari pusat, saat ini sudah ada ribuan tenaga medis Gunungkidul yang direncanakan akan mendapatkan vaksin. Kendati demikian, realisasinya nanti masih akan dilakukan seleksi siapa saja yang membutuhkan vaksin itu.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty menuturkan, data yang sudah masuk, ada 3.396 orang penerima vaksin yang semuanya merupakan sumber daya manusia di bidang kesehatan. Masing-masing orang nantinya akan mendapatkan 2 dosis vaksin.

“Kita ada 3.396 orang itu, tapi nanti masih diseleksi baik secara sistem maupun seleksi dalam pelaksanaan,” tutur Dewi Irawaty, Senin (04/01/2021).

Adapun nanti seleksi ini masih mengarah kembali bagi yang lebih prioritas diantaranya nakes yang pernah terkonfirmasi positif, hamil, ada riwayat penyakit bawaan ataupun mereka yang terjun langsung dalam penanganan. Seperti tenaga bersih-bersih, pemulasaraan jenazah dan yang lainnya.

Diperkirakan, pendistribusian vaksin covid-19 akan dilakukan pada pertengahan Januari 2021 ini. Dari pemerintah turun dulu ke Pemda DIY kemudian baru disalurkan ke setiap pemerintah kabupaten. Selanjutnya, nanti didistribusikan ke puskesmas dan rumah sakit untuk dilakukan vaksinasi.

“Kita tunggu distribusi sampai ke kita, kemungkinan jenisnya Sinovac,” paparnya.

Disinggung mengenai penyimpanan, ia mengatakan vaksin tersebut nantinya akan disimpan di cold room yang telah dimiliki oleh dinas. Tidak menutup kemungkinan, ada koordinasi lintas institusi untuk penjagaan vaksin covid-19 itu.

Dinas sejak beberapa waktu lalu juga telah bersiap dalam menyediakan paling tidak 1 tenaga kesehatan yang akan melakukan vaksinasi di puskesmas dan rumah sakit. Dengan demikian, akan semakin mempermudah pelaksanaannya. Setelah tenaga medis, dinas juga akan melakukan pendataan kelompok masyarakat yang membutuhkan vaksin.

Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler