fbpx
Connect with us

Peristiwa

Tak Ditemukan Adanya Keganjilan, Mayat di Pantai Ngungap Diduga Merupakan Pelaku Bunuh Diri

Published

on

Girisubo,(pidjar.com)–Polisi memastikan tak ada kejanggalan dalam kematian Margiyono warga Padukuhan Sawah 1, Desa Bleberan, Kecamatan Playen yang ditemukan meninggal di perairan Girisubo pada Selasa (20/02/2018) pagi tadi. Petugas tidak menemukan adanya hal ganjil maupun dugaan kekerasan dalam pemeriksaan jenazah korban. Diduga kuat, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan terjun dari atas tebing.

Informasi yang berhasil dihimpun, sebelum ditemukan tewas, sekitar pukul 08.00 WIB korban diketahui berjalan kaki dari Pantai Sadeng menuju Pantai Ngungap. Saat perjalanan tersebut, korban sempat berpapasan dengan Murdono yang merupakan warga Wonotoro, Desa Pucung, Kecamatan Girisubo. Korban berjalan menuju pinggir tebing Pantai Ngungap.

"Tak berselang lama, saksi atas nama Murdono mendengar orang berteriak terjatuh di Pantai Ngungap," kata anggota SAR Wilayah I Pantai Sadeng, Tyo Nugroho, Selasa (20/02/2018) siang.

Curiga dengan hal tersebut, Murdono langsung melaporkan kejadian itu ke anggota Tim SAR Wilayah I dan Polsek Girisubo. Petugas gabungan kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi terdengarnya teriakan tersebut.

Proses pencarian yang dilakukan petugas kemudian membuahkan hasil berselang kurang lebih satu jam kemudian setelah mereka mendapatkan laporan dari seorang pemancing yang melihat sesosok tubuh manusia yang terombang-ambing ombak di perairan.

"Kita terjunkan personel untuk melakukan penyelaman di sekitar lokasi tubuh korban terlihat," imbuh dia.

Tak berselang lama, penyelaman yang dilakukan membuahkan hasil. Tim penyelam berhasil menemukan tubuh Margiyono terapung di perairan. Ketika ditemukan, korban diketahui hanya memakai celana putih. Dari mulutnya mengeluarkan busa putih.

“Sekitar pukul 09.20 WIB tubuh korban berhasil kita angkat dari perairan. Namun kondisinya sudah dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah lalu dibawa ke RSUD Wonosari guna dilakukan pemeriksaan medis,” lanjutnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Girisubo, AKP Mursidiyanto mengatakan, dari hasil pemeriksaan medis yang telah dilakukan, pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Menurut Kapolsek, kematian Margiyono ini diduga merupakan aksi bunuh diri dengan cara menceburkan diri ke laut.

Dugaan ini menguat lantaran berdasarkan keterangan dari keluarga korban maupun dokumen yang ditemukan pada barang bawaan Margiyono, diketahui korban merupakan penderita gangguan kejiwaan.

"Kemungkinan korban bunuh diri karena mengalami depresi yang sudah diderita cukup lama," pungkas dia.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Margiyono (40) warga Padukuhan Sawahan 1, Desa Bleberan, Kecamatan Playen menghilang sejak hari Minggu (18/02/2018). Pada Senin (19/02/2018) petang kemarin, petugas menemukan tas dan sejumlah barang bawaan korban ditinggal di dermaga Pantai Sadeng. Petugas sendiri sempat melakukan pencarian sepanjang Senin malam kemarin namun tak membuahkan hasil.. Margiyono akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa pagi tadi.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler