Pemerintahan
Tak Diturunkan, Target Pajak Pertambangan Tahun Ini Tetap Dipatok 1,8 Miliar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Potensi pertambangan di Kabupaten Gunungkidul cukuplah tinggi. Hal ini lantaran bentang perbukitan di wilayah ini sangatlah panjang. Sehingga potensi yang dimiliki di wilayah ini sangatlah bagus. Saat ini, aktifitas pertambangan yang dilakukan pun juga lumayan bergeliat.
Tahun 2020 ini Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari penerimaan pajak tambang mineral batuan bukan logam (MBLB) mencapai 1,8 miliar. Jumlah ini sama dengan target tahun lalu, mengacu pada sejumlah pertimbangan dan aktifitas pertambangan.
Kepala Bidang Pendataan, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Nur Sulistyowati menjelaskan, aktifitas pertambangan sendiri masih terus dilakukan oleh sejumlah perusahaan-perusahaan besar di Gunungkidul. Sampai dengan Juli 2020 ini, pendapatan pajak sektor MBLB ini telah mencapai 45 persen. Meski pandemi terjadi, namun pemerintah tidak menurunkan target. Pasalnya aktifitas di sejumlah perusahaan berkaitan penambangan masih berjalan seperti biasa.
“Tapi ada satu perusahaan yang karena beberapa bulan ini tidak ada kegiatan, maka belum bayar pajak. Tapi biasanya dengan target segitu tetap melampaui pendapatannya,” ungkap Nur Sulistyowati, Sabtu (18/07/2020).
Lebih lanjut ia mengatakan, pendapatan pajak sendiri diperoleh dari aktifitas pertambangan yang dilakukan dan memiliki izin. Namun jika tidak berizin maka pemerintah tidak bisa melakukan pemungutan pajak.

“Baru 45 persen. Tapi optimis PAD terpenuhi, karena aktifitas sendiri juga sepertinya normal,” tambah dia.
Berdasarkan pemetaan yang dilakukan pemerintah, untuk kawasan pertambangan paling banyak dan penyumbang PAD cukup besar berada di Kapanewon Ponjong. Kemudian disusul di Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin.
Pemerintah melalui BKAD beberapa hari lalu juga mengadakan sosialisasi ke warga dan pihak terkait di Kalurahan Candirejo. Salah satu pokok bahasan berkaitan dengan pajak mineral bukan logam dan batuan ini. Potensi aktifitas penambangan di wilayah tersebut dipaparkannya sangatlah besar. Untuk itu, pemerintah mendorong agar para pelaku penambanyan tertib izin dan tertib pembayaran pajak.
“Potensi di sana (Candirejo) juga sangat besar karena kan batu kapur. Untuk itu perlu adanya arahan, pembekalan dan pengetahuan pengenai pajak dan izin,”jelas dia.
Sementara itu, anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul, Eko Rustanto memaparkan, target PAD dari mineral bukan logam dan batuan ini menurutnya telah sesuai dengan hitungan yang dilakulan oleh pemerintah. Berkaitan dengan potensi yang dimiliki, memang menurutnya sangatlah luas. Ia berharap tangan-tangan bertanggungjawablah yang memanfaatkan sehingga pemerintah juga mendapat PAD dari aktifitas pertambangan yang dilakukan.
“Kalau setiap tahunnya 1,8 itu terpenuhi bahkan terlampaui maka ke depan pemerintah harus bisa menaikkan (target) lagi,”ucap dia.
Ia menegaskan, aktifitas pertambangan yang dilakukan harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Mereka yang tidak mengantongi izin seharusnya sadar untuk segera melakukan pemenuhan izin terlebih dahulu baru melakukan aktifitas pertambangan.
“Ya kalau belum berizin jangan ada aktifitas lah. Penuhi dulu persyaratannya baru ada aktifitas,”tutup dia.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
