fbpx
Connect with us

Peristiwa

Tak Kunjung Pulang Sedari Siang, Nenek 75 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Ladang

Published

on

Semanu,(pidjar.com)–Saikem (75) warga Padukuhan Kenteng, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu ditemukan terbujur kaku di area ladang setempat pada Selasa (04/02/2020) siang tadi. Saikem sendiri diduga ambruk saat tengah beraktifitas di ladang dan terlambat mendapatkan pertolongan.

Kapolsek Semanu, AKP Ahmad Fauzi mengatakan, setiap harinya, Saikem meski sudah renta, namun tetap beraktifitas di sawah. Sejak pagi yang bersangkutan telah menuju sawahnya. Sekitar pukul 10.00 WIB, korban sempat pulang ke rumah untuk beristirahat. Tak berselang lama, korban kembali kembali ke sawah.

Lantaran merupakan sebuah aktifitas yang biasa, tak ada satupun anggota keluarga yang khawatir. Saikem diizinkan untuk beraktifitas di ladangnya.

Hingga beberapa waktu kemudian, anggota keluarga mulai cemas manakala korban tak kunjung pulang. Hingga siang hari ditunggu tak nampak, akhirnya keluarga berinisiatif untuk menyusul Saikem ke ladang.

Berita Lainnya  Duo Orang Korban Meninggal Dunia di Jalanan Gunungkidul Selama Momen Libur Lebaran

“Cucunya, Jawatno yang menyusul korban ke ladang,” beber AKP Ahmad, Selasa sore.

Tak butuh waktu lama bagi Jawatno menemukan keberadaan Saikem. Namun, kali ini, sang cucu panik bukan kepalang saat melihat Saikem tergeletak di tengah ladang. Korban sendiri tertelungkup dengan kondisi tangan kiri tertindih badan.

“Saksi lalu mencari bantuan dari warga,” imbuh Kapolsek.

Saat dicek, ternyata sudah tak ada tanda-tanda kehidupan pada tubuh renta Saikem. Polisi sendiri langsung datang ke lokasi selepas mendapatkan laporan. Pemeriksaan medis langsung dilakukan guna mencari penyebab pasti kematian Saikem.

Menurut Ahmad, di tubuh korban, tidak ditemukan ada tanda-tanda penganiayaan. Petugas medis dan polisi sendiri mendapati adanya kotoran di dubur korban.

Berita Lainnya  Lurah Jetis Positif Covid-19, Puluhan Pamong Kalurahan Jalani Swab Massal

“Juga kita temukan bekas muntahan korban yang sudah kering di sekitar lokasi penemuan mayat tersebut,” paparnya.

Di sekitar lokasi tempat penemuan, ditemukan bekas muntahan yang sudah kering. Tak hanya itu, juga ditemukan kotoran di dubur korban.

Atas hasil pemeriksaan ini, polisi menyimpulkan bahwa tidak ada yang janggal dalam kematian Saikem. Namun demikian, polisi masih belum mengetahui secara pasti penyebab kematian nenek malang tersebut.

“Selama ini, korban juga tidak punya riwayat sakit,” pungkas AKP Ahmad.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler