Peristiwa
Tak Mau Makan Obat, Pria Pengidap Gangguan Jiwa Tiba-tiba Bakar Motor
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sugiyarto warga Padukuhan Sambirejo, Desa Semanu, Kecamatan Semanu kembali melakukan ulah yang tak diluar nalar. Jumat (21/06/2019) siang tadi, ia menggegerkan warga di lingkungannya setelah membakar sepeda motor jenis Shogun milik kakaknya yang semula terparkir di dalam rumah. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pria berusia 36 tahun tersebut langsung diamankan dan dibawa ke rumah sakit jiwa.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Semula, Sugiyarto masih bisa diajak komunikasi oleh kakaknya seperti biasa. Namun, ketika diberikan makan pagi, ia tidak mau memakan makanan. Adapun dalam makanan pagi yang diberikan tersebut, telah dicampur dengan obat penenang. Di jam tersebut, Sugiyarto ditinggal kakak-kakaknya beraktifitas di dapur dan di belakang rumah. Tiba-tiba, pria tersebut membawa sepeda motor milik kakaknya ke luar rumah.
Saat di luar, Sugiyarto yang juga membawa korek api langsung membakar kendaraan yang sering digunakan untuk beraktifitas tersebut. Kobaran api pun membumbung tinggi dengan asap hitam tebal. Keluarga dan tetangga sekitar yang melihat hal tersebut langsung berusaha memadamkan api dan mengamankan Sugiyarto.
“Mungkin karena ndak minum obat yang dicampur makanan itu jadi kumat. Wong semalam saja biasa masih mau makan dan diajak ngobrol,” terang Supartinah, kakak Sugiyarto, Jumat siang.
Lebih lanjut, ia beberkan, Sugiyarto memang mengidap gangguan jiwa sejak beberapa tahun lalu. Berulang kali ia berulah hingga membuat kerugian yang cukup besar. Beberapa kali ia keluar masuk rumah sakit jiwa untuk pemulihan kejiwaannya. Menurut Supartinah, keluarga sebenarnya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menyembuhkan Sugiyarto.
Pengobatan medis maupun non medis telah ditempuh, namun sayangnya tidak membuahkan hasil juga. Setiap kali pulang dari rumah sakit semua baik-baik saja, pria yang dulunya besar di Jakarta itu bisa diajak mengobrol dan melakukan aktifitas layaknya orang normal. Mulai dari bersih-bersih rumah hingga pekarangan.
“Ndak tau dulu itu PKL di perusahaan di Jakarta yang mengurusi pesawat. Terus pulang karena sakit tapi keterusan malah jadi sakit jiwa,” tambahnya.

Sugiyarto (baju biru) saat diamankan arga usai membakar motor
Pembakaran kendaraan sendiri ternyata tidak hanya sekali ini saja. Akan tetapi ini merupakan kali ketiga Sugiyarto membakar sepeda motor hingga berubah jadi arang. Akhir tahun 2017, Sugiyarto sempat membakar bagian rumah sebelah barat hingga bagian atap dan dalam rumah ludes terbakar.
Selain membakar barang-barang yang ditemuinya, jika sedang kambuh, Sugiyarto juga sering menghancurkan barang-barang. Supartinah sendiri berharap Sugiyarto mendapatkan perhatian dalam bentuk pengobatan dan pembinaan dari pihak rumah sakit atau Dinas Sosial.
“Pengennya kalau udah sembuh itu biar diberdayakan di rumah sakit, dinas sosial, atau panti lah. Bukannya ndak mau mengurusi soalnya kalau dia pas ndak kumat itu juga sering pengen kerja,” imbuhnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Semanu, Iptu Sujino mengatakan jika pihak kepolisian sudah langsung bisa mengamankan situasi pasca kejadian ini. Yang bersangkutan menurut Sujino telah diamankan dan dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis. Kepolisian sendiri telah menerjunkan anggota untuk ikut melakukan pendampingan dan pengawalan di rumah sakit.
“Sudah dievakuasi oleh anggota. Aman dan kondusif kok. Tidak ada proses hukum lantaran yang bersangkutan menderita gangguan jiwa,” ujarnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized6 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
