Connect with us

Uncategorized

Tambah Edukasi, Pemerintah Dorong Pelajar Banyak Kunjungi Museum

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak beberapa waktu lalu pemerintah mewajibkan pada anak sekolah dan masyarakat umum untuk mengunjungi museum. Hal ini dimaksudkan untuk mengedukasi dan mengenalkan beragam peninggalan bersejarah serta budaya yang dimiliki oleh daerahnya.

Kepala Bidang Sejarah, Bahasa, Sastra dan Permuseuman, Kundha Kabudayan Gunungkidul, Sigit Pramudyanto mengungkapkan setiap tahunnya memang ada kegiatan yang mewajibkan untuk mengunjungi museum di wilayah DIY. Pasalnya banyak peninggalan bersejarah dan budaya yang perlu diketahui untuk menjadi pengetahuan.

“Tahun ini ada 2 kali angkatan dengan kuota terbatas mengingat masih dalam situasi pandemi,” ucap Sigit.

Menurutnya, selama ini tingkat kunjungan ke museum baik masyarakat umum dan pelajar masih agak minim. Sehingga untuk meningkatkan jumlah kunjungan dan pengetahuan mengenai sejarah dan budaya pemerintah mengambil langkah wajib kunjungi museum.

Berita Lainnya  Fasilitasi Mahasiswa Pulang Kampung, UMY Gelar Mudik Gratis

“Setiap tahun ada program semacam ini,” sambungnya.

Sebenarnya pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga menggagas pembangunan museum di Bumi Handayani. Hanya saja rencana tersebut belum bisa teralisasi karna masih adanya sejumlah kendala, baik penganggaran maupun lainnya.

Adapun rencana pembangunan ini muncul karena kekayaan alam dan budaya di Gunungkidul sangatlah beragam sehingga menjadi daya tarik tersendiri. Harapannya, dengan adanya museum di Bumi Handayani dapat mengedukasi masyarakat mengenai sejarah Gunungkidul dan sebagai salah satu pilihan wisata budaya dengan edukasi tinggi.

Selain wajib kunjungi museum, pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga mengedukasi dan memberikan wadah bagi generasi muda untuk lebih mengenal daerahnya. Pemerintah juga menggagas berbagai macam kegiatan berkaitan dengan sastra jawa dan bahasa jawa.

Berita Lainnya  Cerita Sang Pahlawan Hutan Konservasi Suratimin, Ubah Desa Semoyo Yang Tandus Hingga Dapat Penghargaan Kalpataru

“Ya ini sangat penting berkaitan dengan sastra dan bahasa ini. Jangan sampai generasi muda tidak mengetahuinya,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis5 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler