fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Tandatangani MoU, Terminal Dhaksinarga Segera Dijadikan Mall Pelayanan Publik

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Rencana pembangunan Mall Pelayanan Publik di Terminal Dhaksinarga, Kalurahan Selang, Kapanewon Wonosari semakin matang. Selasa (03/11/2020) ini Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan Kementerian Perhubungan melakukan kerjasama pinjam pakai Terminal Dhaksinarga untuk dijadikan pusat pelayanan publik.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Imran Rasyid mengapresiasi langkah pemerintah untuk memanfaatkan terminal tipe A di Gunungkidul untuk dijadikan Mall Pelayanan Publik bagi masyarakat Gunungkidul. Dengan begitu, dapat semakin meningkatkan aktivitas di terminal dan tidak kosong ataupun tidak ada aktivitas masyarakat yang dilakukan.

“Kami sangat mengapresiasi gagasan dari pemerintah Gunungkidul ini. untuk terminal darat yang dijadikan Mall Pelayanan Publik sekarang ini baru Dhaksinarga ini, kalau lainnya memanfaatkan bandara ataupun gedung lain lah,” terang Imran Rasyid, Selasa (03/11/2020) saat monitoring Terminal Dhaksinarga.

Ia berharap , kerjasama yang dilakukan ini dapat berjalan dengan baik, memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dari pemerintah. Kemudian juga berdampak pada adanya aktivitas di Terminal, dan meningkatkan pendapatan daerah maupun pedagang di sekitar terminal.

“Inovasi dalam pemanfaatan ruang yang kurang maksimal perlu dilakukan. Kami serahkan sebisa mungkin pemerintah Gunungkidul dapat menggunakannya dengan baik, misalnya dibuat untuk yang sekiranya ada daya tarik juga boleh,” imbuh dia.

Dalam kunjungannya bersama rombongan, ada beberapa evaluasi yang diberikan agar terminal dan tempat mall pelayanan public itu lebih maksimal kembali. Menurut dia, masih perlu adanya fasilitas yang harus ditingkatkan sebagai standar pelayanan kepada masyarakat.

“Toilet, kursi dan lain perlu ditingkatkan. Ini juga masuk tipe A yang merupakan ranah Kementerian kan, jadi nanti lah secara bertahap akan dibenahi, termasuk nantinya juga akan bangun 2 escalator,” jelas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengungkapkan, proses perbaikan bagian lantai 2 terminal dhaksinarga akan dimulai pada November ini. kemudian akhir tahun, mall pelayanan public dapat dioperasionalkan untuk pelayanan.

“Dana yang digunakan untuk pembuatan mall pelayanan public ini di tahap awal 600 juta dari APBD Gunungkidul. nanti secara bertahap akan dimaksimalkan, kalau sekarang anggarannya masih untuk penanganan covid-19. Kemudian ada juga dari APBN sumber dananya, ini yang banyak sekitar 10 miliar rupiah karena itu untuk pembuatan eskalator di dua sisi,” terang Irawan.

Dalam tahap awal ada 4 dinas yang akan membuka pelayanan di Mall Pelayanan Publik nantinya jika semua sudah siap termasuk infrastrukturnya semua opd akan membuka unit pelayanan di situ termasuk dengan bank maupun instansi swasta lain.

“Memanfaatkan Terminal ini karena kita membaca peluang. Kalau di daerah lain untuk membuat mall pelayanan publik ini anggarannya sampai 65 miliar rupiah, lah kita ada ruang kosong yang dapat dimanfaatkan sehingga tercetuslah ide ini juga untuk menekan anggaran. Berkaitan dengan pergerakan ekonomi nanti pastilah ada nanti ada dampak signifikannya,” tutup dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler