fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Target Seluruh Tanah Gunungkidul Telah Bersertifikat Pada 2024 Mendatang

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Seluruh bidang tanah milik warga di Gunungkidul diproyeksikan sudah memiliki sertifikat pada 2024 mendatang. Hingga saat ini tinggal 6,6% saja yang belum mendaftarkan tanahnya.

Analis SDM Aparatur Kantor ATR/BPN Gunungkidul, Didik Haribowo, mengatakan jika tahun ini pihaknya belum dapat memastikan berapa target yang akan dicapai melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Hal itu lantaran belum adanya pos target PTSL yang di khususkan di Gunungkidul. Disebutkannya, pada tahun 2022 lalu sebanyak 8.050 bidang tanah di delapan Kalurahan sudah selesai didaftarkan melalui program PTSL.

“Untuk tahun ini sampai saat ini masih belum ada target, tapi informasinya di Gunungkidul tahun ini akan mendapatkan pelimpahan dari Kulonprogo sebanyak 1.500 bidang. Kami masih menunggu dari sana, artinya kita juga belum melakukan ploting lokasi untuk tahun ini,” Analis SDM Aparatur Kantor ATR/BPN Gunungkidul, Didik Haribowo, Rabu (01/03/2023).

Berita Lainnya  Material Tinggal Serah Terima, Pembangunan Jembatan Wonolagi Yang Sempat Mandheg Akan Segera Dilanjutkan

Ditambahkannya, dari roadmap perencanaan program PTSL pada 2017 lalu diproyeksikan pada tahun 2024 mendatang seluruh bidang tanah sudah memiliki sertifikat kepemilikan. Hingga saat ini, jumlah sertifikat yang sudah terdaftar sebanyak 583.700 bidang. Sedangkan sebanyak 38.079 bidang tanah di Gunungkidul belum terdaftar.

“Saat ini masih tersisa 6,6% bidang tanah saja yang belum terdaftar,” imbuhnya.

Ditambahkannya, pos anggaran yang setiap tahun mengalami penurunan menjadi kendala tersendiri dalam pelaksanaan PTSL. Menurutnya, semakin sedikitnya bidang tanah yang belum terdaftar kesulitannya juga semakin tinggi. Ia juga menghimbau agar masyarakat bisa secara aktif mendaftarkan bidang tanahnya secara mandiri, sehingga capaian bidang tanah yang sudah memiliki sertifikat juga akan naik.

Berita Lainnya  Jelang Penghabisan Anggaran Dropping Air di Saat Kemarau Masih Melanda

“Memang semakin kesini itu tinggal yang sulit-sulit, kalau masyarakat ingin secara mandiri mendaftarkan tanahnya diperbolehkan sekali,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler