Connect with us

Pemerintahan

Tebaran Bantuan Sumur Bor dan Irigasi, Upaya Agar Petani Bisa Panen 3 Kali Setahun

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebagian besar lahan pertanian di Kabupaten Gunungkidul merupakan lahan kering. Di mana selama ini petani hanya mengandalkan sistem tadah hujan dan hanya mampu 2 kali panen saja. Akan tetapi, seiring dengan majunya pertanian di daerah, pemerintah kemudian terus berupaya untuk memaksimalkan program Optimalilasi Lahan Kering atau OPLA. Dengan OPLA ini, diharapkan nantinya produktifitas lahan pertanian di Gunungkidul bisa dimaksimalkan.

Salah satu yang menjadi prioritas dalam OPLA adalah bagaimana caranya kemudian kebutuhan petani akan air dapat tercukupi dengan baik. Di samping itu, petani juga bisa lebih dari 2 kali panen yang dilakukan. Program OPLA ini sendiri adalah dengan memberikan sumur bor dan irigasi ke sejumlah kelompok tani yang sekiranya memiliki potensi dan terdapat sumber air di sekitar lahan pertanian yang mereka miliki.

Berita Lainnya  Polisi Waspadai Kurir Narkoba Berbaur Dengan Pemudik

Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono mengatakan, selama tahun 2021 ini, pemerintah kabupaten sudah merealisasikan 40 titik pembangunan pengairan untuk pertanian. Adapun jenis program adalah mulai dari sumur listrik, dam parit, embung, serta pipanisasi. Program tersebut menggunakan anggaran dari pusat.

“Tujuannya untuk mengoptimaliasi dan meningkatkan produktifitas tanaman pangan dan hortikultura di lahan kering,” kata Raharjo Yuwono, Rabu (20/10/2021).

Belum lama ini, pemerintah meresmikan irigasi perpipaan untuk hortikultura di Gaderan, Sumbergiri; irigasi perpipaan untuk perkebunan di Tompak, Giritirto, Purwosari; irigasi perpompaan untuk hortikultura di Belado, Krambilsawit, Saptosari, dan dam parit untuk perkebunan di Wonongso Tancep, Ngawen.

“Potensi pertanian dan hortikultura terus diupayakan peningkatan agar masyarakat dapat merasakan hasilnya,” kata dia.

Ia menambahkan, optimasi lahan kering ini sebagai bentuk mendukung peningkatan indeks pertanaman IP 300 dengan melaksanakan hilirisasi inovasi teknologi. Langkah ini melalui penghidupan kembali sumur pompa listrik dalam dengan debit 15 liter/detik di wilayah pantai selatan dengan potensi pengembangan mencapai 100 hektar.

Berita Lainnya  Grebek PPKM Ala Ketua DPRD, Borong Makanan Pedagang Yang Sepi Pembeli

Sementara itu, Ketua Poktan Podo Moro, Gojo, Kedungpoh Nglipar, Agus Susanto mengatakan, untuk pembuatan sumur bor pertanian kelompoknya menerima anggaran bantuan sebesar Rp 142.125.000. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun 2 sumur bor dengan jangkuan air ke lahan seluas 25 hektare.

“Pembangunannya dilakukan swakelola kelompok dan swadaya masyarakat,” kata Agus.

Dengan adanya irigasi ini tentunya akan merubah pola tanam petani menjadi 3 kali dalam setahun yaitu Padi-Padi-Palawija atau tanaman hortikutura lainnya.

“Kita berharap nantinya lahan kami semakin produktif dan berimbas pada kesejahteraan petani,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler