Peristiwa
Tebing Jalan Ambrol Nyaris Timbun Rumah Warga
Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebuah rumah milik Budiyanto, warga Padukuhan Dawung, Kalurahan Serut, Kapanewon Gedangsari nyaris tertimbun longsor. Meski belum sempat menimbulkan kerusakan pada bangunan, namun dikhawatirkan rumah tersebut akan terdampak jika terjadi longsor susulan. Hingga Rabu (19/01/2022) siang tadi, warga masih bergotong royong mengevakuasi material tanah dan bebatuan dari tebing jalan yang ambrol tersebut.
Kapolsek Gedangsari, AKP Pudjijono mengatakan, insiden sendiri bermula ketika hujan dengan intensitasnya cukup tinggi yang terjadi sejak beberapa hari terakhir ini. Pada Rabu pagi tadi, warga setempat mendadak mendengar suara runtuh. Ketika dicek, tebing jalan yang tepat berada di atas rumah Budiyanto ambrol. Material longsor sendiri sempat mencapai bangunan belakang rumah.
“Tadi sekitar pukul 06.30 terjadi tanah longsor di Padukuhan Dawung,” kata AKP Pudjijono, Rabu siang.
Pudjijono, tebing yang longsor bertinggi 4 meter dengan panjang 8 meter. Tebing yang merupakan bahu jalan tersebut tepat berada di atas pemukiman. Diduga, longsor terjadi karena tekstur batu yang sudah lapuk dan kemudian juga adanya intensitas hujan yang cukup deras.
Menurut Pudjijono, selain mengancam pemukiman, longsornya tebing ini juga membuat akses jalan Dawung terputus.
“Jalan sementara ditutup untuk kendaraan roda 4,” jelasnya.
Dalam insiden ini, tidak sampai menimbulkan korban maupun kerusakan bangunan. Meski di dalam rumah saat kejadian ada penghuninya, namun material longsor sendiri hanya mencapai bangunan belakang.
Meski begitu, Pudji menghimbau kepada warga masyarakat untuk selalu waspada mengingat potensi longsor susulan di lokasi tersebut cukup tinggi. Terutama saat hujan tiba, warga diminta untuk bersiap-siap jika muncul kemungkinan longsor susulan. Selain di kawasan tersebut, Kapolsek juga memaparkan bahwa pihaknya terus melakukan monitoring. Hal ini lantaran, dengan kontur perbukitan, wilayah Gedangsari memang selama ini cukup rawan akan bencana tanah longsor.
“Tadi sejumlah warga langsung membantu membersihkan material tersebut,” ujar dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
