Pemerintahan
Telah Panggil Pihak Peternakan Ayam Raksasa, Pemkab Minta Semua Aktifitas Dihentikan Sebelum Izin Turun
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyatakan bahwa aktifitas di peternakan ayam milik PT WIdodo Makmur Unggas telah berhenti. Pihak Pemkab juga mengultimatum kepada pihak manajemen perusahaan untuk tidak melakukan aktifitas apapun, sebelum perizinan komplet dan dinyatakan legal.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, Drajad Ruswandono menuturkan, penghentian aktifitas pembangunan di peternakan ayam raksasa tersebut sudah dilakukan sejak beberapa waktu silam. Drajad menyebut, sebelum Pemkab berencana mengeluarkan Surat Peringatan (SP) yang kedua pada 18 September 2018 lalu, perusahaan sudah menghentikan aktifitasnya.
“Kita sudah panggil manajemen PT WMU, mereka sudah berinisiatif menghentikan proses (pembangunan),” kata Drajad, Senin (24/09/2018) siang tadi.
Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan juga menyanggupi untuk mengurus perizinan mereka. Termasuk diantaranya adalah perbaikan dokumen AMDAL milik peternakan itu. Saat ini, di lokasi tersebut sudah dilakukan penelitian sebagai bagian dari pegurusan izin tersebut.
“Mereka juga berjanji akan mengurus perizinan secara paralel,” imbuh Drajad.


Komplek peternakan ayam raksasa milik PT WMU di Desa Pacarejo
Pihaknya menginginkan agar PT Widodo Makmur Unggas membongkar sumur yang selama ini dipersoalkan. Sumur tersebut sempat disebut akan digunakan pihak peternakan untuk membuang limbah sehingga berpotensi membuat pencemaran lingkungan.
Pemerintah dipaparkan Drajad memilih mengambil langkah tegas dengan pertimbangan polemik terkait peternakan ini sudah meluas. Pihaknya sudah memerintahkan Satpol PP Kabupaten Gunungkidul untuk melakukan pemantauan langsung di sekitar lokasi pabrik. Pantauan sendiri akan dilakukan secara ketat dan personel yang bertugas langsung memantau di lokasi peternakan.
“Jangan sampai kesepakatan yang telah dibuat ini dilanggar,” tandasnya.
Mantan Sekretaris DPRD DIY ini memastikan bahwa jajarannya tidak ada yang ‘bermain’ mengenai penerbitan perizinan yang saat ini tengah dilakukan. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berwenang menangani perizinan peternakan yang terletak di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu itu telah dipanggil satu per satu. Dari keterangan para Kepala Dinas, mereka menyatakan bahwa tidak ada yang bermain mata dengan pihak perusahaan.
“Kalau sampai ada (yang bermain), akan saya eksekusi langsung,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul Badingah menambahkan, pihaknya sudah meminta kepada perusahaan peternakan itu untuk mengurus perizinan. Saat ini, pihaknya menunggu pengurusan AMDAL yang kewenangannya saat ini ditangani oleh Pemda DIY.
“Perusahaan harus dilengkapi dengan AMDAL. Kami mendorong agar semua dilengkapi terlebih dahulu,” tutupnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan3 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized6 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
