Connect with us

Sosial

Temuan 2 Sumber Air di Kawasan Selatan, Asa Warga Bebas Dari Kekeringan

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul terus berupaya dalam mengentaskan masalah krisis air di sejumlah wilayah yang rutin terjadi pada musim kemarau. Karakteristik Kabupaten Gunungkidul yang merupakan kawasan karst, menjadikan banyak sungai bawah tanah yang menyimpan cadangan air yang melimpah. Namun untuk memanfaatkannya bukan perkara yang mudah lantaran kedalaman sungai bawah tanah tersebut. Membutuhkan peralatan yang canggih sekaligus juga sarana dan prasaran yang menguras anggaran guna memanfaatkan sumber-sumber air itu agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani, Toto Sugiharta mengungkapkan jika setiap tahun pihaknya mempunyai target untuk mencari dan menemukan sumber mata air yang baru, khususnya di wilayah yang masih kesulitan air. Berbagai strategi masih diupayakan agar penambahan sumber mata air bisa terwujud.

Berita Lainnya  Warga Watusigar Tolak Keras Pemasangan Tapal Batas Oleh Jatiayu, Tuntut Bupati Evaluasi Putusan

“Target (penambahan sumber mata air) pasti ada, tapi untuk realisasinya tergantung dari anggaran juga,” ucap Toto, Rabu (06/10/2021) siang.

Ia mengungkapkan jika beberapa waktu lalu pihaknya menemukan sumber mata air tanah baru yang berpotensi dapat dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat. Dua sumber air tanah tersebut terletak wilayah selatan Gunungkidul yaitu berada di Kapanewon Saptosari dengan kedalaman sekitar 100 meter dan berada di Kapanewon Tanjungsari dengan kedalaman sekitar 50 meter. Kedua sumber air tanah tersebut diketahui setelah dilakukannya pengecekan dengan Electromagnetic Very Low Frequency. Sumber air tanah tersebut menurutnya merupakan jalur sungai bawah tanah.

“Harapannya agar dua titik yang ditemukan ini dapat menjadi sumber air baku yang baru yang bisa disalurkan ke masyarakat,” papar dia.

Ia menyampaikan jika penemuan dua sumber air tanah tersebut masih dalam kajian, termasuk dengan pembiayaannya. Dalam tahapan selanjutnya, akan dilakukan test hole sampai di titik air untuk mengetahui kualitas dan debit air.

Berita Lainnya  Menyimak Kegigihan Petani Bawang Merah di Pulutan Yang Tetap Berproduksi di Tengah Keterbatasan Pengairan

“Itu kita mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan wilayah-wilayah yang pelayanannya masih digilir, selanjutnya kita akan lakukan test hole sampai di titik air,” ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Edy Basuki, melaporkan jika memasuki akhir pekan pertama bulan Oktober 2021 ini, persediaan bantuan air tangki semakin menipis. Dari 2.200 tangki air yang rencananya dapat tersalurkan, hingga saat ini tinggal menyisakan 160 air tangki yang dapat didistribusikan. Ia memperkirakan jika pertengahan bulan Oktober anggaran untuk droping air akan habis.

“Kalau anggaran masih sekitar Rp. 60 juta, sudah 2.040 Rit yang sudah tersalurkan dari kuota utama 2.200 Rit,” jelas Edy.

Berita Lainnya  Rentetan Peristiwa Terus Terjadi, Angka Bunuh Diri di Gunungkidul Tertinggi

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler