Connect with us

Pemerintahan

Terdiri Dari 2 Lantai, Gedung Puskesmas Wonosari 1 Senilai 5,1 Miliar Akan Mulai Dibangun

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Peningkatan pelayanan terhadap masyarakat dalam bidang kesehatan terus ditingkatkan. Pemkab Gunungkidul melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul pada tahun 2019 ini telah menyiapkan dana miliaran rupiah untuk melakukan rehabilitasi terhadap bangunan Puskesmas Wonosari 1. Rencananya pada pertengahan tahun mendatang, diharapkan proses pembangunan dapat segera terlaksana, dan tidak menghambat proses pelayanan pada masyarakat.

Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul, Priyanta Madya Satmaka mengatakan, dana senilai 5,1 miliar telah disiapkan oleh jajarannya sebagai biaya pembangunan Puskesmas Wonosari 1. Dana tersebut bersumber dari dana alokasi khusus (DAK). Dalam pembangunan ini mengacu pada sejumlah kebutuhan pelayanan dan kondisi puskesmas saat ini. Rencananya proses pembangunan akan segera dilaksanakan agar tidak menghambat pelayanan terhadap masyarakat.

“Tahun ini kami anggarkan 5,1 miliar untuk pembangunan satu gedung Puskemas di wilayah Kota Wonosari,” kata Priyanta Madya, Senin (15/04/2019).

Terkait rencana ini, Dinkes masih melakukan proses pemindahan unit kerja dan berkas ke beberapa ruangan di Balai Desa Karangrejek. Selanjutnya setelah selesai melakukan pemindahan, baru akan dilakukan pembongkaran secara total dan dimulai pembangunan gedung Puskemas. Rencananya gedung Puskesmas 1 Wonosari akan dibangun dengan dua lantai dan diimbangindengan sarana prasarana yang lebih memadahi.

Berita Lainnya  Jadi Kado HUT Gunungkidul ke-191, PT Pos Indonesia Luncurkan Perangko Embung Nglanggeran

“Kalau untuk pembangunan mudah-mudahan secepatnya. Ini sedang proses lelang penggarapan. Kalau untuk pelayanan pada masyarakat sementara di balai desa dengan segala keterbatasan yang ada,” ucap dia.

Adapun dengan berbagai pertimbangan, bangunan Puskesmas Wonosari 1 akan dirombak total. Dari konsep awal, rencananya bangunan ini akan di bangun menjadi dua lantai dengan memperhatikan kebutuhan. Mulai dari ruang pemeriksaan, ruang rawat inap hingga beberapa ruangan yang sekiranya dibutuhkan dan mengacu pada kebutuhan lainnya.

Dengan adanya perombakan secara total ini, diharapkan kepercayaan masyarakatnya dalam memeriksakan diri di Puskesmas jauh lebih meningkat. Selain itu, juga pelayanan yang diberikan jauh lebih baik lagi dan tidak ada keluhan dari masyarakat mengenai kurang nyamannya mereka dalam mendapatkan pelayanan. Di sisi lain, sesuai dengan perkembangan dan kecanggihan segala peralatan renovasi bangunan umum juga sangatlah diperlukan.

Berita Lainnya  Tahun 2020 Mendatang, Dua Dinas di Gunungkidul Berubah Sebutan

“Target mungkin sebelum akhir tahun sudah selesai, jadi tidak mengganggu segala aktifitas,” tambahnya.

Tidak menutup kemungkinan jika pada tahun-tahun yang akan datang dari Dinas Kesehatan akan melakukan pembangunan gedung Puskesmas di kecamatan-kecamatan lain. Hal ini sebagai bentuk perbaikan layanan terhadap masyarakat dan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Saat ini, masyarakat pun dianggap juga mulai paham mengenai pentingnya kesehatan dan pelayanan. Beberapa program untuk menuju pola hidup sehat pun juga tengah digencarkan oleh pemerintah.

Selain perombakan bangunan, dalam mempersiapkan tenaga medis juga diperhatikan betul. Beberapa waktu lalu, dari Dinas Kesehatan juga telah melakukan rekrutmen beberapa tenaga medis, sehingga selain bangunan fisik yang diperbaiki kualitas tenaga kesehatan juga terus ditingkatkan oleh pemerintah kabupaten.

Berita Lainnya  Kunjungi Program Sapi Wajib Bunting, Bupati Beri Nama Calon Bayi Sapi

Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Agus Subaryanto menambahkan, dalam proses pembangunan dan pelaksanaan proyek perombakan bangunan Pusksesmas Wonosari 1 ini merupakan kewenangan dari Dinas Kesehatan. Dari DPUPRKP sendiri sejak awal tercetusnya gagasan renovasi hanya membantu dalam proses teknis saja.

“Dari kami hanya ikut membantu proses rekomendasi agar verifikasi dana alokasi khusus dapat digunakan. Selebihnya kewenangan Dinkes dalam proses penggarapannya,” ucap Agus Subaryanto.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler