Connect with us

Sosial

Terjadi Belokan Angin dan Intrusi Udara Basah, Hujan Lebat Diperkirakan Terjadi di Gunungkidul Bagian Barat dan Utara Dalam 2 Hari Ini

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul menghimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya peningkatan potensi hujan lebat yang diperkirakan terjadi dalam dua hari mendatang. Meski saat ini tengah memasuki musim kemarau, namun berdasarkan pantauan satelit memperlihatkan akan potensi hujan. Sejumlah bencana alam seperti angin kencang serta pohon tumbang harus diantisipasi.

Kepala BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, dari pantauan kondisi atmosfer terlihat adanya belokan angin serta intrusi udara basah yang masuk ke wilayah D.I. Yogyakarta. Hal ini menimbulkan tingkat kelembaban udara di bagian atas atmosfer cukup basah dalam kisaran 80-90 %. Kondisi tersebut menyebabkan pembentukan awan-awan hujan yang kemudian berpotensi membuat terjadinya hujan cukup tinggi.

Berita Lainnya  Kisahnya Viral di Media Sosial, HP Milik Putri Pasangan Tuna Netra Yang Dicuri Diganti Oleh Anggota DPR RI

"Kalau di Gunungkidul yang diprediksi akan berpeluang terjadinya hujan dalam beberapa hari ke depan yakni bagian barat dan utara. Kalau keseluruhan di Sleman, kota Jogja, sebagian Kulonprogo (bagian utara), Bantul bagian utara," terang Edy, Kamis (21/06/2018).

Dijelaskan Edy, hal yang patut diwaspadai terhadap kemungkinan hujan disertai angin ialah kejadian pohon maupun baliho tumbang/roboh. Untuk itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

"Jangan berlindung di bawah pohon jika terjadi hujan disertai petir," imbuh Edy.

Selain potensi hujan, diperkirakan juga akan terjadi kenaikan gelombang air laut di perairan selatan Gunungkidul. Namun demikian sampai saat ini kenaikan gelombang masih dirasa aman.

Berita Lainnya  Ribuan UMKM Mulai Tumbuh dan Berkembang, Ekonomi Gunungkidul Menggeliat

Sementara itu, koordinator SAR Wilayah II, Marjono mengatakan bahwa pihaknya juga mendapat informasi tersebut. Perkiraan gelombang tinggi akan sampai pada 25 Juni mendatang.

"Sampai saat ini masih aman. Perkiraan gelombang naik diantara 2 sampai 3,5 meter," ungkap Marjono.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata18 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler