fbpx
Connect with us

Sosial

Dua Golongan Darah Ini Langka, PMI Kesulitan Cukupi Permintaan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Palang Merah Indonesia (PMI) Gunungkidul mengklaim ketersediaan stok darah masih mencukupi selama libur lebaran tahun ini. Namun demikian, masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kemauan dalam mendonorkan darah. Pasalnya kebutuhan di Gunungkidul setiap bulannya cukup tinggi.

Ketua PMI Gunungkidul, Iswandoyo mengatakan, kebutuhan darah setiap bulannya di Gunungkidul menurut Iswandoyo sebanyak 400-500 kantong. Selama ini untuk memenuhi jumlah tersebut, PMI melakukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk mengadakan donor darah.

“Kami biasanya jemput bola, dengan instansi lain atau kelompok masyarakat, atau di kecamatan. Jumlah pendonor yang aktif kalau di Gunungkidul ya sekitar 7.000 orang. Untuk yang terkadang masih kesulitan yaitu golongan darah B dan O,” katanya, Rabu (20/06/2018).

Iswandoyo berharap, kesadaran mayarakat akan perilaku mendonorkan darah semakin meningkat. Terutama dua golongan darah tersebut yang selama ini sulit terpenuhi.

“Karena yang mendonor minim, jadi kita berharap kepada masyarakat agar meningkatkan niat mendonor,” imbuh dia.

Disinggung mengenai ketersediaan stok darah di Gunungkidul, iswandoyomengklaim sampai saat ini masih tergolong aman. Sebab, pada H-2 lebaran sampai dengan lebaran kebutuhan darah justru menurun.

 “Masih aman, kemarin H-2 lebaran sampai lebaran kebutuhan darah menurun. Beberapa hari ini mulai naik lagi kebutuhannya,” kata Iswandoyo, Rabu (20/06/2018).

Ia mengatakan sejak arus mudik hingga libur lebaran ini, pihaknya juga mendirikan posko jika sewaktu-waktu diperlukan. Sedikitnya ada dua yang selalu siap jika sewaktu-waktu diperlukan.

“Posko pertama di Gading, Playen, dan kedua di Paliyan. Selain kedua posko tersebut kita juga standby di kawasan wisata,” ujar Iswandoyo.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler